Pemilik Tanah di Desa Susu Wendewa Desak Polres Sumba Barat Tangkap Pelaku Penyerangan
Atas penyerangan tersebut, Yulius menyebut satu orang dianiaya menggunakan senjata tajam. Korban tersebut mengalami luka robek pada lengan bagian kanan.
Selain itu, empat orang lainnya terkena lemparan batu hingga mengalami memar pada beberapa bagian tubuh.
“Satu orang yang kena potong dilengan bahian kanan, ada 7 jahitan dan ada 4 orang yang kena lempar batu. Saat itu juga mereka langsung bakar padang sehingga kami tidak tahu posisi itu yang kena potong. Setelah kami dapat tempat yang aman, kami cek-cek ternyata masih ada satu orang yang ketinggalan, kami pergi kembali untuk lihat, beliau sudah diangkat oleh Polisi bawa ke titik perkumpulan mereka(pihak lenyerang),” tutur Yulius.
Lebih lanjut, Yulius mengakui bahwa keluarga Suku Muritana tidak pernah mengundang pihak kepolisian untuk hadir saat pemasangan batas tanah.
Yulius kembali menegaskan bahwa tanah yang dipasang pagar bukan tanah bermasalah, sehingga tidak melibatkan kepolisian. Ia juga merasa heran, ketika kejadian, polisi tiba-tiba hadir.
Tinggalkan Balasan