Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Pemilik Tanah di Desa Susu Wendewa Desak Polres Sumba Barat Tangkap Pelaku Penyerangan

Pemilik tanah warisan di Desa Susu Wendewa, Kecamatan Mamboro, Sumba Tengah mendesak Polres Sumba Barat menangkap sekelompok orang tak dikenal yang melakukan penyerangan.(Dok.Keluarga Suku Muritana)

Atas penyerangan tersebut, Yulius menyebut satu orang dianiaya menggunakan senjata tajam. Korban tersebut mengalami luka robek pada lengan bagian kanan.

Selain itu, empat orang lainnya terkena lemparan batu hingga mengalami memar pada beberapa bagian tubuh.

“Satu orang yang kena potong dilengan bahian kanan, ada 7 jahitan dan ada 4 orang yang kena lempar batu. Saat itu juga mereka langsung bakar padang sehingga kami tidak tahu posisi itu yang kena potong. Setelah kami dapat tempat yang aman, kami cek-cek ternyata masih ada satu orang yang ketinggalan, kami pergi kembali untuk lihat, beliau sudah diangkat oleh Polisi bawa ke titik perkumpulan mereka(pihak lenyerang),” tutur Yulius.

Baca Juga  Sertifikat Tanah Ulayat Jadi Penjaga Warisan Budaya Masyarakat Adat Sumba Timur NTT

Lebih lanjut, Yulius mengakui bahwa keluarga Suku Muritana tidak pernah mengundang pihak kepolisian untuk hadir saat pemasangan batas tanah.

Yulius kembali menegaskan bahwa tanah yang dipasang pagar bukan tanah bermasalah, sehingga tidak melibatkan kepolisian. Ia juga merasa heran, ketika kejadian, polisi tiba-tiba hadir.

Baca Juga  Masyarakat Desa Weekura Temukan Mayat di Kebun: Mayat Posisi Memegang Senjata Tajam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!