Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Pemuda yang Gantung Diri di Kodi SBD Pernah Gangguan Jiwa; Petani muda yang sukses panen padi 4 ton

Ia diketahui bernama Yonatan Mone Kaka warga Desa Rada Loko, Kecamatan Kodi Bangedo, Sumba Barat Daya, NTT.

“Sejak dari SMA hingga kuliah, Yonatan memang memiliki gangguan kejiwaan. Setelah lulus, ia sempat mengajar di salah satu SMP selama dua tahun. Namun, kondisinya semakin memburuk dan ia tidak mampu menjalankan tugas mengajarnya dengan baik,” kata Donatus.

Kendati memiliki riwayat gangguan jiwa, Yonatan diberhentikan dari guru honorer. Setelah itu, Yonatan memilih menjadi seorang pemuda yang hendak menghabiskan masa hidupnya sebagai seorang petani.

Baca Juga  Miris! Siswa SBD Keracunan MBG, Pihak Rumah Sakit Malah Tagih Biaya Administrasi di Sekolah

Siapa menyangka, Yonatan yang berupaya bertahan hidup dengan kondisi kesehatannya itu, ia malah sukses dibidang pertanian.

Benar saja, Donatus menyebut Yonatan pernah menuai hasil panen padi hingga 4 ton beberapa tahun silam.

“Pernah menghasilkan empat ton padi pada tahun lalu,” sebut Donatus.

Baca Juga  78 Kepala Keluarga di Desa Rada Loko Menerima Bantuan Ayam Untuk Meningkatkan Gizi Anak

Dengan adanya peristiwa ini, Donatus tidak mau mencurigai pihak manapun atas meninggalnya anak saudaranya itu. Ia menegaskan kematian Yonatan murni gantung diri

“Saat saya tiba di lokasi, keluarga sudah berkumpul dan melihat Yonatan dalam keadaan tergantung dengan seutas kain yang ia sobek sendiri. Dan ini murni dia gantung diri,” ungkapnya penuh haru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!