Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Pemuda yang Gantung Diri di Kodi SBD Pernah Gangguan Jiwa; Petani muda yang sukses panen padi 4 ton

Ia diketahui bernama Yonatan Mone Kaka warga Desa Rada Loko, Kecamatan Kodi Bangedo, Sumba Barat Daya, NTT.

Namun, Yonatan masih mampu menyelesaikan pendidikannya dan dipercayakan mengajar di salah satu Sekolah Menengah Pertama(SMP) selama 2 tahun.

“Sejak dari SMA hingga kuliah, Yonatan memang memiliki gangguan kejiwaan. Setelah lulus, ia sempat mengajar di salah satu SMP selama dua tahun. Namun, kondisinya semakin memburuk dan ia tidak mampu menjalankan tugas mengajarnya dengan baik,” kata Donatus.

Baca Juga  Terbongkar, Dua Peserta PPPK Tahap 2 di SBD Diduga Dapat Rekomendasi Palsu: Pihak yang Diduga Memberi Rekomendasi Memilih Diam

Kendati memiliki riwayat gangguan jiwa, Yonatan diberhentikan dari guru honorer. Setelah itu, Yonatan memilih menjadi seorang pemuda yang hendak menghabiskan masa hidupnya sebagai seorang petani.

Siapa menyangka, Yonatan yang berupaya bertahan hidup dengan kondisi kesehatannya itu, ia malah sukses dibidang pertanian.

Baca Juga  Oknum Staf Dinas Pertanian SBD Inisial H Tiru Tanda Tangan Fasilitator Untuk Pencairan Tahap I Rp75 Juta di Bank NTT

Benar saja, Donatus menyebut Yonatan pernah menuai hasil panen padi hingga 4 ton beberapa tahun silam.

“Pernah menghasilkan empat ton padi pada tahun lalu,” sebut Donatus.

Dengan adanya peristiwa ini, Donatus tidak mau mencurigai pihak manapun atas meninggalnya anak saudaranya itu. Ia menegaskan kematian Yonatan murni gantung diri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!