Pemuda yang Gantung Diri di Kodi SBD Pernah Gangguan Jiwa; Petani muda yang sukses panen padi 4 ton
Namun, Yonatan masih mampu menyelesaikan pendidikannya dan dipercayakan mengajar di salah satu Sekolah Menengah Pertama(SMP) selama 2 tahun.
“Sejak dari SMA hingga kuliah, Yonatan memang memiliki gangguan kejiwaan. Setelah lulus, ia sempat mengajar di salah satu SMP selama dua tahun. Namun, kondisinya semakin memburuk dan ia tidak mampu menjalankan tugas mengajarnya dengan baik,” kata Donatus.
Kendati memiliki riwayat gangguan jiwa, Yonatan diberhentikan dari guru honorer. Setelah itu, Yonatan memilih menjadi seorang pemuda yang hendak menghabiskan masa hidupnya sebagai seorang petani.
Siapa menyangka, Yonatan yang berupaya bertahan hidup dengan kondisi kesehatannya itu, ia malah sukses dibidang pertanian.
Benar saja, Donatus menyebut Yonatan pernah menuai hasil panen padi hingga 4 ton beberapa tahun silam.
“Pernah menghasilkan empat ton padi pada tahun lalu,” sebut Donatus.
Dengan adanya peristiwa ini, Donatus tidak mau mencurigai pihak manapun atas meninggalnya anak saudaranya itu. Ia menegaskan kematian Yonatan murni gantung diri
Tinggalkan Balasan