"

Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Pengelolaan Anggaran BUMDes Rp190 Juta di Desa Kalembuweri Disorot: Biaya Operasional Rp12 Juta Lenyap Ditangan Ketua

Rian Marviriks Storintt.id
Dengan begitu, nait baik sejumlah pengurus yang masih terbilang muda dan memiliki status pendidikan untuk memanfaatkan anggaran yang ada dalam membangun desa, justru terkuburkan juga oleh perbuatan Ketua BUMDes.

“Saat itu kan, saya berharap supaya anggaran yang dicairkan benar-benar diketahui oleh semua pengurus, tapi waktu pencairan, Pak Ketua langsung simpan uang itu dalam tas dan pulang. Dan tidak ada lagi komunikasi. Saya saja sebagai bendahara BUMDes hanya dibutuhkan saat itu saja. Mulai dari proses belanja, itu Pak Ketua saja yang tahu. Kami yang lain terkesan hanya sebagai formalitas saja,” kata Richardus.

Baca Juga  SELAMAT! Bupati SBD Resmi Mengangkat 1.061 PPPK Tahap 1 dan 124 CPNS, Tenaga Guru 588 Orang

Selain itu, Ketua BUMDes melakukan belanja bahan kandang dan ayam petelur juga tidak melibatkan seluruh pengurus, termasuk bendaharan yang punya tanggung jawab penuh dalam pengunaan anggaran. Hal itu memicu banyak dugaan bahwa ketua BUMDes menggunakan anggaran tidak sesuai dalam perencanaan.

Seluruh kuitansi penggunaan anggaran hanya diketahui oleh ketua BUMDes. Tidak ada keterbukaan informasi terhadap seluruh pengurus. Sehingga, pada saat Ricardus mendapat pesan whatshap untuk bertemu dengan ketua BUMDes, dirinya tidak lagi mengindahkan.

Baca Juga  Kadis PU SBD Diduga Mengikuti Pertemuan Untuk Mendukung Salah Satu Paslon

Sebab, bagi Ricardus, dirinya bukan dilantik untuk menandatangani laporan yang selama ini tidak pernah diketahui. Apalagi, saat ini BUMDes Kalembuweri mendapat sorotan banyak pihak.

Tutup
error: Content is protected !!