Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Penjabat Desa Wee Wula Polisikan Oknum Masyarakat yang Diduga Melakukan Pengrusakan Rabat Jalan

Terkait soal hok, Yohanes tidak berniat melakukan penggelapan. Namun, dengan adanya pengrusakan pekerjaan rabat jalan menjadi kendala untuk memberikan hok tersebut kepada tukang maupun tenaga buruh lainnya. Apalagi uang baru dicairkan setelah adanya tindakan tak terpuji itu.

“Soal rabat itu saya bijak. Uang belum cair. Tapi karena peduli dengan akses jalan ke beberapa kampung di dusun itu saya bijak untuk kerjakan. Saya dituduh tidak mau bayarkan hok. Padahal uang baru cair. Saya baru jabat 4 bulan. Saya heran ada tindakan itu sementara selama pekerjaan berlangsung masyarakat di dusun itu senang ko, karena memudahkan mereka,” ujarnya.

Baca Juga  Peringati Hari Bhayangkara Ke-78, Begini Kata Kapolres SBD

Disisi lain, walau sudah polisikan beberapa oknum masyarakat, Yohanes tidak menutup peluang untuk diselesaikan secara kekeluargaan.

“Kalau mengakui salah dan mau minta maaf, mari kita selesaikan secara kekeluargaan. Apalagi saya pernah mediasi di tingkat desa dslam memberi pemahaman untuk diselesaikan tapi yang bersangkutan tidak menerima. Ya sudah saya laporkan tindakan pengrusakan itu supaya diproses hukum,” tuturnya.***

Baca Juga  Polres SBD Melalui Polsek Webar Dekatkan Pelayanan Pembuatan SIM A dan SIM C

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!