Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Penyediaan Bahan Baku MBG di SBD Masih Sangat Kurang

Rian Marviriks Storintt.id
Namun demikian, ketersedian bahan baku di Pulau Sumba pada umumnya, khususnya di Sumba Barat Daya disebut belum mampu melayani dapur SPPG yang ada.(Dokpri Rian Marviriks)

Ketua Yayasan, Adam Mone mengakui bahwa suplai bahan baku dari petani dan peternak lokal di Sumba Barat Daya disebutnya masih sangat kurang.

Menurutnya, kekurangan bahan baku yang menjadi kebutuhan dapur bukan hanya terjadi Sumba Barat Daya, melainkan hampir 3 kabupaten lainnya.

“Bahan baku ini bukan hanya kurang di SBD, tapi pada umumnya di Pulau Sumba belum mampu menyediakan. Misalnya, beras, semangka, buncis, wortel, pisang mas, pepaya calivornia dan lain-lain itu stoknya masih sangat kurang karena setiap hari itu butuh stok yang banyak dalam melayani ruibuan penerima manfaat,” kata Adam Mone.

Baca Juga  Hanya di SBD, PPK Akui Ada Temuan dan Bendahara Blak-Blakan Terima Fee Dari Proyek DAK Rp300 Juta

Menurutnya, dengan keterbatasan stok itu, pengadaan bahan baku terpaksa diadakan dari luar daerah dan tetap mengedepankan kualitas sesuai SOP.

Dari segi kualitas, ia mencontohkan semangka yang di tanam di wilayah wewewa tidak terlalu manis. Bahkan, terdapat banyak biji. Sehingga tidak bisa dipaksakan untuk dikonsumsi.

Baca Juga  Puluhan Siswa SMA di SBD Diduga Keracunan Menu MBG, SPPG Dapur Mandiri Minta Maaf
Tutup
error: Content is protected !!