Pernah Membeli Sepeda Motor, Kelompok Tani Persada Kabali Dana Kembali Tanam Cabai
Menurutnya, selama proses pembukaan lahan, dirinya hanya menggunakan alat pertanian manual. Seperti, cangkul dan pacul.
Meski begitu, ia mengaku tetap bekerja dengan berbagai keterbatasan tersebut. Apalagi, masih kata dia, sering mendapat pendampingan dan motivasi dari penyuluh pertanian yang bertugas di Desa Kabali Dana, Wewewa Barar, Sumba Barat Daya, NTT.
“Selama proses pembukaan lahan saya menggunakan cangkul dan pacul saja. Tentunya semangat kerja kami tidak terlepas dari berbagai dorongan dan motivasi petugas penyuluh pertanian,” katanya lagi.
Lebih lanjut, Markus menuturkan, keterbatasan itu juga merupakan hal yang pernah dialami pada tahun-tahun sebelumnya.
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
Tinggalkan Balasan