Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Pesan Richard Kondo Kepada Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya NTT

Richard Kondo menyebut terpilihnya Ratu Wulla dan Angga Kaka sebagai pasangan yang dipandang mampu oleh rakyat untuk memimpin Sumba Barat Daya 5 tahun ke depan.(Dokpri Rian Marviriks)

Bukan hanya itu, disebutnya lagi bahwa kerja-kerja kolaborasi juga perlu dilakukan bersama seluruh ASN yang berada dibirokrasi. Sebab, kerja tim dinilainya sebagai salah satu ujung tombak keberhasilan kebijakan-kebijakan daerah.

“Saya pikir hal yang positif. Beliau kan menegaskan pertama itukan harus ada disiplin internal ASN sebagai ujung tombak yang mengoperasionalkan segala macam program kebijakan beliau berdua. Tentu dalam konteks disiplin inikan profesionalitas itu menjadi kata kunci dalam mengawal sesuatu,” tuturnya Richard Kondo.

“Sesuai janji beliau dalam pidato, 100 hari pertama inikan ada hal-hal yang sifatnya prioritas. Tentu itu menjadi langkah awal untuk membangun SBD,” tuturnya lagi.

Baca Juga  Aniaya Warga, Kades Weekombak Diperiksa Oleh Polres Sumba Barat Daya

Richard Kondo menuturkan, Bupati SBD menyadari bahwa dana yang mengalir besar berada di desa sehingga Inspektorat diinstruksikan melakukan audit terhadap penggunaan dana desa.

Konsen Bupati SBD dan Wakil Bupati SBD dalam mengefektifkan pemanfataan uang desa disebutnya pula sebagai langkah yang tepat dalam membangun desa. Untuk itu, ia meminta supaya pengawasan tata kelola keuangan desa benar-benar diperketat demi mencapai target.

Baca Juga  Bupati Ratu: Di Sumba Barat Daya Ada 34 Kasus Terhadap Anak, Sebagian Besar Kekerasan Seksual

Akan tetapi, masih kata dia, keseriusan Inspketorat dan PMD juga menjadi penentu dalam perketat tata kelola dana desa supaya efektifitas pemanfaatannya benar-benar terukur dan menjawab kepentingan masyarakat desa.

“Saya juga melihat ada perintah beliau yang sifatnya secara ketat dalam mengawasi proses dinamika di pemerintahan desa terkhusus soal dana desa. Beliau(Bupati SBD-red) sadar betul bahwa uang yang banyak itu ada di desa. Dan Inspektorat sudah diinstruksikan turun untuk merekap segala perencanaan, pelaporan-pelaporan yang berkaitan dengan pengelolaan dana desa,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!