Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Petani Sebut Dinas Pertanian SBD Menyangkal Hingga Dinilai ‘Putar Balik’ Soal Sumur Bor

Lebih lanjut, Marta menuturkan, dalam pertemuan yang berlangsung pada hari kemarin, dirinya meminta dinas supaya segera keluarkan rekomendasi pencairan.

Sebab, kelompoknya sudah pernah didatangi oleh pihak dinas dan Inspketorat untuk memastikan kualitas barang yang digunakan.

Baca Juga  "Semakin Menjadi", Anggaran Rp7 Juta, Kepala Desa Panenggo Ede Menutup Lobang Atap Kantor Pakai Seng Bekas

“Kemarin saya bilang, saya datang minta rekomendasi untuk melanjutkan pekerjaan, kan Dinas dan Inspektorat sudah periksa, lebih bagus kasih kita rekomendasi untuk lanjut kerja bak dan bayar pompa dan tenaga surya saya bilang kemarin,” ungkapnya.

Baca Juga  Soal Pembangunan KDMP, Kadis Koperasi SBD: Anggaran dan RAB Kami Tidak Tahu, Kami Tidak Akan Tandatangan

Sebagai informasi tambahan, 5 kelompok ini menjadi korban lantaran menggunakan pompa merk Grundfos. Padahal, dalam RAB pertama yang diterbitkan oleh dinas tidak menyebut merk pompa tertentu.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!