Petani Sebut Dinas Pertanian SBD Penipu Buntut Dari Bantuan Sumur Bor Sewakelola Hingga Sentil Lorentz
Kendati tidak mengikuti permintaan dinas, sejumlah kelompok tani malah terkesan dicari-cari kesalahan mereka hingga disebut bermasalah. Dampaknya, pencairan tahap II pun harus gagal.
Ditemui, Ketua Kelompok Tani Mbinya Mopir di Desa Hameli Ate, Kecamatan Kodi Utara, Yohanes Loghe Bombo meyebut Dinas Pertanian telah menipu mereka dalam proses pekerjaan sumur bor.
“Kami bisa katakan dinas sudah tipu kami sebagai petani yang punya pengetahuan terbatas,” sebut Yohanes ketika ditemui beberapa hari lalu.
Yohanes menyebut dinas sebagai penipu karena tidak konsisten terhadap apa yang diarahkan kepada petani pada saat sosialisasi pada bulan Mei tahun 2024.
Menurutnya, pada saat sosialisasi dinas meminta mereka untuk memanfaatkan anggaran sebaik-baiknya untuk keberhasilan pekerjaan tersebut.
Bahkan, kata dia, dinas juga meminta supaya kelompok yang mengadakan sendiri segala bentuk kebutuhan dalam pekerjaan ini.
Tinggalkan Balasan