Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Petani Sebut Dinas Pertanian SBD Penipu Buntut Dari Bantuan Sumur Bor Sewakelola Hingga Sentil Lorentz

Petani di Kecamatan Kodi Utara menyebut Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Barat Daya(SBD) sebagai penipu buntut dari bantuan sumur bor anggaran tahun 2024.(Dokpri Rian Marviriks)

Kendati tidak mengikuti permintaan dinas, sejumlah kelompok tani malah terkesan dicari-cari kesalahan mereka hingga disebut bermasalah. Dampaknya, pencairan tahap II pun harus gagal.

Ditemui, Ketua Kelompok Tani Mbinya Mopir di Desa Hameli Ate, Kecamatan Kodi Utara, Yohanes Loghe Bombo meyebut Dinas Pertanian telah menipu mereka dalam proses pekerjaan sumur bor.

Baca Juga  Daftar 33 Kelompok Tani Penerima Bantuan Sumur Bor DAK Tahun 2024 Dari Dinas Pertanian SBD, Anggaran Rp9,9 Miliar

“Kami bisa katakan dinas sudah tipu kami sebagai petani yang punya pengetahuan terbatas,” sebut Yohanes ketika ditemui beberapa hari lalu.

Yohanes menyebut dinas sebagai penipu karena tidak konsisten terhadap apa yang diarahkan kepada petani pada saat sosialisasi pada bulan Mei tahun 2024.

Baca Juga  Petani Sebut Dinas Pertanian SBD Menyangkal Hingga Dinilai 'Putar Balik' Soal Sumur Bor

Menurutnya, pada saat sosialisasi dinas meminta mereka untuk memanfaatkan anggaran sebaik-baiknya untuk keberhasilan pekerjaan tersebut.

Bahkan, kata dia, dinas juga meminta supaya kelompok yang mengadakan sendiri segala bentuk kebutuhan dalam pekerjaan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!