Pilkada Kian Mendekat, Bawaslu SBD Lakukan Pengawasan Distribusi Logistik di KPU SBD
TIMEXNTT – Satu bulan lagi, pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Sumba Barat Daya akan dihelat.
Untuk diketahui, Kabupaten Sumba Barat Daya akan diikuti oleh tiga kandidat pada pemilihan serentak bulan November mendatang.
Ketiga kandidat dipastikan ikut berkompetisi seusai ditetapkan oleh KPU Sumba Barat Daya, NTT.
Saat ini, tiga pasangan calon tersebut sedang melakukan berbagai safari politik diberbagai wilayah kecamatan.
Disisi lain, Bawaslu SBD dan jajarannya rutin melakukan pengawasan pada tahapan kampanye yang sedang dilangsungkan.
Bukan hanya pada tahapan kampanye, Bawaslu SBD juga mengawasi pendistribusian logistik di KPU Sumba Barat Daya.
Sementara distribusi logistik berupa bilik suara tiba di KPU Sumba Barat Daya pada Minggu(29/09/2024) lalu.
Saat ini, KPU Sumba Barat Daya kembali memggunakan Rumah Budaya sebagai tempat penampungan logistik tersebut.
KPU Sumba Barat Daya menerima 203 box yang berisi 2.024 bilik suara yang akan digunakan pada perhelatan Pilkada mendatang.
Ketua Bawaslu SBD, Yeremias Bayoraya Kewuan mengatakan, pengawasan yang dilakukan pihaknya merupakan bagian terpenting dalam memastikan keamanan dan ketepatan distribusi logistik tersebut.
Menurutnya, pengawasan terhadap distribusi logistik berupa bilik suara itu dlangsungkan sejak tiba di lokasi. Bawaslu SBD juga melakukan proses pengecekan kondisi boks.
“Bawaslu Sumba Barat Daya memastikan setiap tahapan pengiriman dan penyimpanan logistik berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku, guna menjamin Pilkada yang bersih dan transparan”, tegas Yeremias.
Lebih lanjut, Yeremias menjelaskan, pihaknya sudah melakukan kordinasi dengan kepolisian untuk melakukan penjagaan secara ketat di gudang penyimpanan logostik.
Sedangkan, gudang logistik yang digunakan merupakan aula bangunan yang dibuat secara permanen. Dengan begitu, diyakini dapat terhindar dari potensi gangguan yang berdampak pada kerusakan.
“Bawaslu Sumba Barat Daya berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk menjaga gudang selama proses penyimpanan berlangsung,” sebutnya.
Sebagai informasi tambahan, bilik suara yang tiba sudah sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan. KPU akan melakukan pengecekan lebih lanjut untuk memastikan bahwa tidak ada kerusakan pada logistik sebelum digunakan pada hari pemungutan suara mendatang.***
Tinggalkan Balasan