Profil Ansi Lema Calon Gubernur NTT Periode 2024-2029
TIMEXNTT – Yohanis Fransiskus Ansi Lema resmi mengundurkan diri sebagai anggota DPR RI terpilih periode 2024-2029.
Ia memutuskan mundur ketika mendapat penugasan dari DPP PDIP sebagai calon Gubernur NTT.
Melepaskan kursi DPR RI artinya Ansy Lema sudah siap dan serius dengan panggilan politiknya dalam kontestasi Pilgub NTT bulan November mendatang.
Mengorbankan kursi DPR RI demi NTT disebut sebagai pilihan yang tepat agar dirinya lebih fokus mempersiapkan diri dan punya banyak waktu bertemu masyarakat NTT karena dengan itu daya jelajahnya lebih luas di seluruh NTT.
Lalu bagaimana rekam jejak politisi muda yang rela mengorbankan jabatan sebagai anggota DPR RI Dapil NTT II itu? Mari cari tahu di sini.
Yohanis Fransiskus Lema, S.IP, M.Si atau Ansy Lema adalah politikus Indonesia yang menjabat sebagai anggota DPR-RI periode 2019–2024. Yohanis merupakan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, ia duduk di Komisi IV.
Pria kelahiran kelahiran Kupang, 27 Maret 1976 itu mewakili daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur II, yang meliputi Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Sumba Barat, Kabupaten Sumba Tengah, Kabupaten Sumba Barat Daya, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara, Kabupaten Belu, Kabupaten Malaka, Kabupaten Kupang, Kabupaten Rote Ndao, dan Kota Kupang.
Yohanis yang akrap disapa Ansi Lema itu merupakan siswa tamatan SD Katolik St. Yoseph 4, Kupang tahun 1982–1988. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ketingkat menengah pertama di SMP Seminari Pius XII Kisol, Manggarai Timur 1988–1991.
Selanjutnya, pada tahun 1991-1994 Ansi Lema menamatkan diri dari SMAK Syuradikara, Ende.
Tidak berhenti disitu, Ansi Lema melanjutkan pendidikannya kejenjang yang lebih tinggi. Benar saja, ia memilih fokus pada ilmu politik di Universitas Nasional pada tahun 1994. Gelar Strata Satu(S1) berhasil ia raih pada tahun 2000.
Kemudian, setelah meraih gelar sarjana pada Ilmu Politik, Ansi Lema melanjutkan pendidikanya di Fisip Universitas Indonesia(UI) pada tahun 2001. Gelar Magister(S2) di UI kembali berhasil diraihnya pada tahun 2004.
Selama proses perkuliahan, Ansi Lema juga menjadi seorang mahasiswa yang dikenal akatif dalam dunia organisasi.
Ia menjadi altivis dan sekaligus sebagai salah satu pendiri Forum Kota(Forkot) pada tahun 1997.
Ansi Lema juga sebagai ketua Senat FISIP Universitas Nasional 1997–1998. Selain itu, politisi muda yang dikenal dekat dengan nelayan, petani dan peternak itu juga merupakan anggota PMKRI.
Setelah berhasil menyelesaikan pendidikannya, Ansi Lema mendapat kepercayaan menjadi dosen di Universitas Nasional pada tahun 2004.
Uniknya, lulusan magister Universitas Indonesia itu juga pernah menitih karir sebagai penyiar TVRI Nasional tahun 2007–2015. Pada tahun 2017-2019 ia sebagai Direktur Politik Patra Government.
Dengan berbagai pengalaman yang dimiliki, Ansi Lema bertekad menjadi wakil rakyat di Senayan, Jakarta. Terbukti, Ansi Lema menjadi salah satu anak muda perwakilan Dapil NTT 2 sebagai anggota DPR RI terpilih periode 2019-2024.
Selama periode iti, Ansi Lema dikenal sebagai sosok wakil rakyat yang dekat dengan Nelayan, Petani dan Peternak. Dengan modal itu, ia kembali dipercayakan sebagai anggota DPR RI periode 2024-2029.
Namun demikian, karena mendapatkan penugasan dari DPP PDIP dan rasa cinta terhadap NTT, Ansi Lema harus memilih mundur untuk menjadi calon Gubernur NTT periode 2024-2029.
Demikian profil anggota DPR RI Dapil NTT 2, Yohanis Fransisku Ansi Lema yang saat ini mendapat penugasan dari DPP PDIP sebagai calon Gubernur NTT.***
Tinggalkan Balasan