Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Proposal Mata We’e Likku Desa Karuni Sudah Ditangan Kementerian PU RI, Bengini Besaran Permohonan Anggarannya

Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya melalui Dinas Pekerjaan Umum(PU) sudah menyerahkan proposal untuk peningkatan manfaat ganda Mata We'e Likku di Desa Karuni, Kecamatan Loura. 

LTIMEXNTT – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya melalui Dinas Pekerjaan Umum(PU) sudah menyerahkan proposal untuk peningkatan manfaat ganda Mata We’e Likku di Desa Karuni, Kecamatan Loura.

Proposal tersebut diharapkan dapat dijawab oleh Kementerian PU RI pada tahun 2026 mendatang demi kelancaran pembangunan di daerah ini.

Sebelumnya, Dinas PU Kabupaten Sumba Barat Daya melalui bidang Sumber Daya Air(SDA) telah melakukan survei di Mata We’e Likku. Survei itu bertujuan untuk memenuhi kebutuhan kelengkapan proposal.

Selain sebagai irigasi sawah, Mata We’e Likku dinilai dapat dikembangkan untuk dimanfaatkan sebagai salah satu destinasi wisata. Nantinya, akqn dibangun lopo-lopo kecil untuk dimanfaatkan wisatawan.

Baca Juga  Presiden Timor Leste Memberi Cindera Mata Kepada Armin Ate Penyandang Disabilitas Dari SBD NTT

Ditemui, Kepala Dinas PU Sumba Barat Daya, Yohanis Umbu Deta mengatakan, dirinya secara langsung menyerahkan proposal pengembangan manfaat ganda Mata We’e Likku sejak bulan Oktober lalu.

“Sekitar bulan Oktober lalu, saya sendiri yang menyerahkan di Kementerian PU RI,” kata Yohanis yang akrab disapa Jhon Umbu Deta itu, Senin(01/12/2025) ketika ditemui di ruang kerjanya.

Lebih lanjut, Jhon Umbu Deta menyebut total anggaran yang diajukan oleh Pemerintah Sumba Barat dalam proposal tersebut kurang lebih Rp10 miliar.

Baca Juga  Pemuda Desa Kabali Dana Komitmen Menangkan Ratu Angga di Pilkada SBD; Pemikiran yang rasional

Menurutnya, akan ada beberapa kegiatan pembangunan yang dilakukan khusus di Mata We’e Likku. Salah satunya pembangunan lopo pariwisata.

“Manfaatnya akan dikembangkan lagi. Ada beberapa kegiatan yang akan dilakukan di sana(Mata We’e Likku). Tentunya kita berharap proposal kita ini dijawab pada tahun 2026,” ucapnya.

Di tengah efisiensi nggaran, Dinas PU juga menyerahkan proposal lainnya dalam mendukung fasilitas pendidikan, kesehatan, pariwisata, tribun pacuan kuda dan bola kaki. Mereka juga ajukan proposal di kementerian desa.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!