Punya Tanggung Jawab Sosial untuk Generasi Muda di Desa, Arya Sumba Hadirkan Program CSR di Kodi
TIMEXNTT – Tak hanya menghadirkan resort untuk memenuhi kebutuhan wisatawan yang mendatangi Kabupaten Sumba Barat Daya, Arya Sumba juga meluncurkan program Corporate Social Resposibity(CSR).
Program ini akan fokus dalam pelatihan Bahasa Inggris untuk generasi muda di Sumba Barat Daya(SBD), khususnya di wilayah Kodi.
Tentunya, kehadiran program ini menjadi kebanggaan masyarakat Sumba Barat Daya untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia(SDM) di bidang pendidikan.
“Merupakan suata kehormatan bagi kami Arya Sumba-Kodi Resort dapat menjadi bagian dari inisiatif yang luar biasa ini,” kata Arya Sumba Kodi Resort Manager, Lexy Manafe, Jumat(06/06/2025).
Menurutnya, English Class yang diselenggarakan oleh Arya Sumba-Kodi Resort ini di inisiasi oleh tokoh masyarakat dan juga hasil pertemuan dengan Bupati SBD, Asisten 1 Setda SBD pada beberapa waktu lalu.
Program ini disebutnya bukan hanya sekedar sebuah program melainkan sebagai langkah nyata dalam mendukung peningkatan Sumber Daya Manusia(SDM) yang ada di kodi.
Nantinya, English Class ini akan menyasar tiga desa yang berada di sekitar Arya Sumba, yakni Desa Ate Dalo, Desa Mangganipi dan Desa Hameli Ate.
“Dan terlebih khusus di bidang penguasaan Bahasa Inggris, kami sungguh mengapresiasi visi dan dedikasi dari pemerkasa acara ini,” katanya lagi.
Arya Sumba meyakini, penggunaan Bahasa Inggris di era globalisasi merupakan sebuah keterampilan fundamental yang akan buka banyak pintu kesempatan di sektor pariwisata yang sangat potensial di Sumba Barat Daya maupun di bidang lain-lainnya yang memerlukan koneksi global.
Selain itu, program ini juga disebut sebagai tanggung jawab sosial Arya Sumba untuk turut serta membangun masyarakat Sumba Barat Daya khususnya yang ada di Kodi untuk lebih maju dan berdaya saing.
Dikesempatan itu juga, Lexi Manafe berharao supaya sejumlah fasilitas yang ada diharapkan mendukung proses belajar mengajar yang efektif dan menyenangkan bagi anak-anak didik.
Dengan program ini, Lexi Manafe mengajak seluruh generasi muda untuk memanfaatkan kesempatan dengan baik.
Meski belajar Bahasa Inggris membutuhkan proses yang cukup lama, Lexi Manafe meyakini dapat dikuasai jika mempunyai niat belajar dengan tekun.
“Tanpa dukungan Pemerintah Daerah, program ini tidak dapat terlkasana dengan baik. Ingatlah, bahwa kalian adalah generasi penerus Sumba Barat Daya ke depan, khususnya daerah kodi. Ditangan kalianlah, daerah ini akan maju. Mari kita jadikan English Class ini sebagai momentum awal untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan ketrampilan,” tambahnya.***
Tinggalkan Balasan