Ratu Wulla dan BKKBN NTT Sambangi Masyarakat di Bawah Kaki Gunung Yawila SBD Gelorakan Lawan Stunting
TIMEXNTT – Anggota DPR RI Komisi IX, Ratu Ngadu Bonu Wulla Talu bersama BKKBN perwakilan NTT turung hingga di bawah kaki gunung Yawila untuk gelorakan melawan stunting dari dini, Senin(05/08/2024).
Bukan hanya mereka, anggota DPRD Provinsi NTT, Dominikus Alphawan Rangga Kaka juga turut hadir dalam mengkampanyekan percepatan penurunan anka stunting di Desa Taramata, Kecamatan Wewewa Tengah, SBD, NTT.
Tentunya, kolaborasi antara anggota DPR RI, DPRD Provinsi dan BKKBN perwakilan NTT itu sebagai bentuk keseriusan dalam menurunkan angka stunting di NTT khususnya di Kabupaten Sumba Barat Daya(SBD).
BKKBN perwakilan NTT, dr.Watik menjelaskan, pencegahan stunting harus dimulai sejak seribu hari pertama kehidupan.
Menurutnya, pencegahan harus dimulai sejak seribu hari pertama kehidupan. Perlu dilakukan untuk menghindari terjadinya gagal tumbuh pada anak.
“Stunting harus dicegah sejak seribu hari pertama kehidupan, jadi seribu hari pertama kehidupan itu sejak pertemuan antara sel sperma dan sel telur, sembilan bulan mengandung ditambah 2 tahun bapak mama,” kata dr.Watik dihadapan masyarakat.
Dikesempatan yang sama, anggota DPR RI Komisi IX, Ratu Ngadu Bonu Wulla Talu mengajak seluruh masyarakat Wewewa Tengah terlebih khusus masyarakat Desa Taramata supaya tetap memperhatikan kesehatan anak sejak masih dalam kandungan.
Calon Bupati SBD periode 2204-2029 itu menyebut dampak dari stunting yang di alami anak sejak lahir adalah daerah akan kehilangan generasi emas.
Sehingga ia menekankan pentingnya keluarga dalam menjaga kesehatan melalui makanan yang hendak dikonsumsi.
“Kalau kita tidak lawan stunting dari dini maka kita akan kehilangan generasi emas bapak mama. Jadi biasakan hidup sehat dan konsumsi makanan sehat demi pertumbuhan dan kecerdasan anak nanti,” pintahnya.***
Tinggalkan Balasan