Ratu Wulla Sebagai Perempuan Pertama Calon Bupati SBD: Lawan Diskriminasi Terhadap Perempuan
Majunya sosok perempuan yang rutin menemui masyarakat hingga pelosok desa itu terus mendapat dukungan.
Terbukti, berdasrkan beberapa hasil survei dari lembaga survei nasional, Ratu Wulla dicatat sebagai calon Bupati SBD yang menempati posisi teratas yang mendapatkan elektabilitas tertinggi.
Bukan hanya itu, Ratu Wulla pun menjadi calon bupati yang disukai oleh masyarakat Sumba Barat Daya hingga kembali menempati posisi pertama. Ia unggul dari beberapa calon lainnya.
LAWAN DISKRIMINASI TERHADAP PEREMPUAN
Isu tentang jenis kelamin dalam memimpin masih saja bergulir dipermukaan publik. Banyak yang menilai kakau perempuan itu lemah dan tidak mungkin memimpin laki-laki.
Sebab, pikiran itu terbawa dari dalam kehidupan berumah tangga. Yang mana perempuan selalu ditempatkan pada bagian belakang bukan sebagai kepala keluarga.
Perlu diketahui bahwa kesetaraan gender dalam mengikuti pilkada juga sebagai salah satu jalan dalam melakukan pengabdian pada ruang publik.
Pengabdian itu tentunya dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab oleh kaum perempuan, tanpa melupakan kodratnya sebagai istri atau ibu dalam ruang domestik rumah tangga.
Pada prinsipnya, negara telah memberikan pijakan yuridis normatif berupa aturan 30 persen kuota perempuan, serta kultur psikologis sosial masyarakat yang semakin terbuka dan akomodatif terhadap keterlibatan perempuan dalam dunia politik.
Saat ini, kebanyakan masyarakat memandang dalam diri perempuan sangat emosional, lemah, labil, dan sebagainya.
Tinggalkan Balasan