"

Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Ratu Wulla Sebagai Perempuan Pertama Calon Bupati SBD: Lawan Diskriminasi Terhadap Perempuan 

Isu tentang jenis kelamin dalam memimpin masih saja bergulir dipermukaan publik. Banyak yang menilai kakau perempuan itu lemah dan tidak mungkin memimpin laki-laki.

Laki-laki, di sisi lain, menyadari bahwa mereka sangat kuat, logis, jantan, dan perkasa dan juga tidak mudah menangis.

Sifat dan karakteristik yang dapat dipertukarkan adalah sifat dan kualitas yang dapat berubah dari waktu ke waktu, dari satu tempat ke tempat lain, dan bahkan mungkin terjadi dalam kelas sosial yang berbeda.

Seharusnya, dalam memilih pemimpin tidak harus memandang jenis kelamin ataupun suku ras dan lain sebagainya.

Baca Juga  Pernah Diklaim Paket Rakyat, Kini Demokrat Milik Gustaf SLD, Misteri Head To Head di SBD Terjawab

Dari perspektif kesetaraan gender diyakini bahwa tidak menempatkan hak dan kewajiban yang ada pada tubuh manusia dalam posisi yang berlawanan, hak dan kewajiban tersebut dinilai selalu sama bagi dua jenis kelamin yang berbeda.

Tentunya pula, wajib menjunjung tinggi konsep keadilan untuk semua, tanpa memandang jenis kelamin.

Baca Juga  Ratu Wulla Bantu Pembuatan Rabat Jalan Desa Gollu Sapi, Penjabat Bilang Begini

Untuk itu, segala bentuk stigma buruk yang ditujukan kepada kaum perempuan akhirnya dapat terbantahkan.

Hal itu terbantahkan dengan kehadiran Ratu Wulla. Sosok perempuan hebat yang tiada henti dalam menunjukan kemampuan perempuan untuk memimpin.

Sehingga tidak lagi mengahntui segala bentuk niat baik perempuan dalam berproses dalam segala bidang termasuk dalam dunia politik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!