Ratu Wulla Sebagai Perempuan Pertama Calon Bupati SBD: Lawan Diskriminasi Terhadap Perempuan
Laki-laki, di sisi lain, menyadari bahwa mereka sangat kuat, logis, jantan, dan perkasa dan juga tidak mudah menangis.
Sifat dan karakteristik yang dapat dipertukarkan adalah sifat dan kualitas yang dapat berubah dari waktu ke waktu, dari satu tempat ke tempat lain, dan bahkan mungkin terjadi dalam kelas sosial yang berbeda.
Seharusnya, dalam memilih pemimpin tidak harus memandang jenis kelamin ataupun suku ras dan lain sebagainya.
Dari perspektif kesetaraan gender diyakini bahwa tidak menempatkan hak dan kewajiban yang ada pada tubuh manusia dalam posisi yang berlawanan, hak dan kewajiban tersebut dinilai selalu sama bagi dua jenis kelamin yang berbeda.
Tentunya pula, wajib menjunjung tinggi konsep keadilan untuk semua, tanpa memandang jenis kelamin.
Untuk itu, segala bentuk stigma buruk yang ditujukan kepada kaum perempuan akhirnya dapat terbantahkan.
Hal itu terbantahkan dengan kehadiran Ratu Wulla. Sosok perempuan hebat yang tiada henti dalam menunjukan kemampuan perempuan untuk memimpin.
Sehingga tidak lagi mengahntui segala bentuk niat baik perempuan dalam berproses dalam segala bidang termasuk dalam dunia politik.
Tinggalkan Balasan