Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Ratusan Data Siluman Ditemukan di SDK Ilhaloko Hingga Pending Pencairan Dana BOS: Bukan Dipersulit

Berbagai framing dimedia sosial ini membuat keluarga korban harus angkat bicara dalam mengungkap fakta-fakta dari pengakuan korban maupun dari mantan atasan korban tersebut.(Dokpri Rian Marviriks)

TIMEXNTT – Fakta terbaru terungkap dari keluarga korban ketika menyikapi berbagai framing yang dinilai dalam membenarkan tindakan kriminal yang dilakukan oleh anak Kepala Sekolah Dasar Katolik(SDK) lhaloko, Emanuel Karsianto Sukardana.

Berbagai framing dimedia sosial ini membuat keluarga korban harus angkat bicara dalam mengungkap fakta-fakta dari pengakuan korban maupun dari mantan atasan korban tersebut.

Baca Juga  DPP Gerindra Titip 5 Poin Terhadap Paket Rakyat, Adam; SK B1-KWK saat daftar di KPU baru dikeluarkan

Dalam konferensi pers yang digelar oleh keluarga korban yang diwakili oleh Benediktus Dalupe mengatakan, dirinya sudah melakukan penelusuran kepada korban maupun kepada mantan Kepala Bidang SD.

Penelusuran ini dilakukan demi menjawab spekulasi publik yang seolah-olah menilai korban persulit pelaku dalam mengurus proses pencairan dana BOS. Bahkan, tidak sedikit yang membenarkan tindakan kriminal korban.

Baca Juga  Soal Laporan Kehadiran Remigius, Kepsek SDN Gollu Utta Bantah Tudingan Staf Dinas Pendidikan Sumba Barat Daya

Berdasarkan pengakuan korban, Benediktus menjelaskan, korban menjalankan tugas sebagai pelaksana teknis untuk pending pencairan Dana BOS atas perintah atasannya.

“Dia(korban) sebagai pelaksana teknis dalam urus ini, atasannya dia adalah Kabid SD. Tadi pagi saya tanya dia, bahwa atas semua dilakukan itu adalah arahan atau perintah dari atasan,” kata Benediktus, Selasa(17/06/2025).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!