SDK Ilhaloko Mangganipi Diduga Sudah Punya Yayasan Sendiri, Kepsek Jadi Ketua Yayasan
TIMEXNTT – SDK Ilhaloko Mangganipi, Kecamatan Kodi Utara, Sumba Barat Daya(SBD) diduga sudah mempunyai Yayasan sendiri.
SDK Ilhaloko kini menuai sorotan pasca peristiwa yang dilakukan oknum pemuda yang mengaku operator Dapodik, Emanuel Karsianto Sukardana menikam kasie Kurikulum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Aloysius Lede Bora.
Kasus ini pun sudah ditangani oleh pihak Polres Sumba Barat Daya. Sementara, Emanuel sudah ditetapkan sebagai tersangka dan terancam hukuman paling lama 5 tahun penjara.
Disisi lain, banyak yang pertanyakan tentang keberadaan SDK Ilhaloko. Apalagi, kepala sekolah hanya tamatan setara dengan SMA.
Terbaru, berdasarkan informasi yang dihimpun oleh timexntt.id dari berbagai sumber, disebutkan bahwa SDK Ilhaloko sebelumnya sudah mempunyai persoalan. Namun, tidak terungkap kepermukaan publik.
Bahkan, sejumlah data siswa ditemukan bermasalah atau tidak tercover di Dapodik. Hal ini pun telah dikonfirmasi oleh mantan Kabid SD, Apin Nilan.
Bukan hanya soal data siswa yang diduga siluman, SDK Ilhaloko Mangganipi juga mendapat sorotan soal Yayasan tempat bernaung.
Usut punya usut, ternyata SDK Ilhaloko Mangganipi sudah mempunyai Yayasan sendiri, meskipun belum disinkronkan dengan data-data yang tercatat di kemendikbud.
Yayasan tersebut didirikan pada 25 Oktober 2024 dengan nama Yayasan Pendidikan Syukur Abadi(YAPENSA).
Yayasan yang baru didirikan ini dipimpin oleh Kepala Sekolah Katolik Ilhaloko, Rosalia Rehi Homba.
Wilhelmus Wora Kabako yang juga diketahui sebagai suami Rosalia mempunyai jabatan dalam Yayasan ini sebagai pembina. Sedangkan jabatan lain di isi oleh beberapa nama.
Dengan temuan ini, berbagai spekulasi tersiar bahwa SDK Ilhaloko menyebut Yayasan lain sebagai tempat bernaung hanya sebagai tempat berlindung ketika mendapat persoalan.***
Tinggalkan Balasan