Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

SDK Marsudirini Dapat Bantuan Perbaikan Gedung Sekolah Rp1,4 Miliar, Kepsek: Terima Kasih Pemda SBD

SDK Marsudirini menjadi satu-satunya sekolah di Nusa Tenggara Timur(NTT) yang berhasil meyakinkan Pemerintah Pusat untuk menerima bantuan dana Rp1,4 miliar.(Dokpri Rian Marviriks)

TIMEXNTT – SDK Marsudirini di Kecamatan Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat untuk revitalisasi gedung sekolah.

SDK Marsudirini menjadi satu-satunya sekolah di Nusa Tenggara Timur(NTT) yang berhasil meyakinkan Pemerintah Pusat untuk menerima bantuan dana Rp1,4 miliar.

Tentunya ini menjadi kebanggaan tersendiri SDK Marsudirini karena menjadi sekolah yang mendapat rekomendasi setelah bersaing dengan sejumlah sekolah lainnya di NTT pada umumnya, pada khususnya di Sumba Barat Daya.

Untuk diketahui, bantuan revitalisasi gedung sekolah resmi diluncurkan secara langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada hari kemarin.

Ditemui, Kepala Sekolah SDK Marsudirini, Sr. M. Theodorine, OSF mengaku bangga karena sekolahnya mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Pusat.

Ia menyebut bantuan ini tidak terlepas dari kerja keras dan dukungan Pemerintah Sumba Barat Daya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang berupaya mendampingi selama proses verifikasi.

Baca Juga  Temuan Dinas Pendidikan SBD di Lapangan, SDK Ilhaloko Manganipi Hanya Punya 5 Siswa Kelas I, Apin Nilan: Dapat Salur BOS 110 Siswa

“Terimakasih Pemda SBD atas bantuan-bantuannya dalam mempersiapkan segala bentuk persyaratan hingga pada akhirnya sekolah kami dapat bantuan perbaikan gedung,” kata Sr.Theodorine ketika ditemui sebelum kegiatan peluncuran revalitasasi gedung sekolah di halaman SDK Marsudirini.

Sr.Theodorine tidak menyangka bahwa SDK Marsudirini menjadi satu-satunya sekolah di NTT yang akan menerima bantuan tersebut.

Sebab, SDK Marsudirini harus bersaing dengan seluruh sekolah yang berada di NTT. Apalagi, untuk bantuan ini hanya 4 sekolah yang mendapatkan bantuan revitalisasi gedung.

Menurutnya, ada 14 ruang belajar yang akan diperbaiki pada tahun 2025 ini. Ruang-ruang belajar itu disebutnya tidak lagi memenuhi standar.

Sedangkan, selama pekerjaan berlangsung, siswa-siswi akan menggunakan gedung darurat yang akan dibangun sebelum pembongkaran gedung sekolah lama.

Baca Juga  Soal Honor Sekolah Swasta itu Urusan Yayasan, Agustinus: Tanya Yayasan Kenapa Lambat Terima Honor

“Kami tidak pernah menyangka kalau bantuan ini akan mengarah di sekolah kami. Semua ini kerja-kerja keras Pemerintah SBD yang sudah berupaya melakukan lobi di Pusat,” katanya lagi.

Dengan bantuan ini, SDK Marsudirini akan meningkatkan mutu pendidikan siswa melalui proses-proses pembelajaran.

Dengan begitu, SDK Marsudirini akan mencetak siswa bermutu dan menjadi modal ketika melanjutkan pendidikan mereka.

“Kami para guru akan melayani anak dengan baik, supaya kekuar dari sekolah ini mereka punya sesuatu yang dibawa ketika masuk ke SMP,” katanya lagi.

Sebagai informasi tambahan, saat ini, SDK Marsudirini memiliki 565 siswa. Dengan jumlah siswa yang tercover dalam Dapodik dan kondisi ruangan yang tidak memenuhi standar, itu menjadi salah satu persyaratan yang dipenuhi oleh SDK Marsudirini mendapatkan bantuan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!