“Semakin Menjadi”, Anggaran Rp7 Juta, Kepala Desa Panenggo Ede Menutup Lobang Atap Kantor Pakai Seng Bekas
Terkonfirmasi, seorang warga Desa Panenggo Ede, Frans Pati Hagongo mengatakan, hingga saat ini belum ada pekerjaan yang dinilai tuntas berdasarkan temuan-temuan yang ada.
Frans menuturkan, atap kantor desa yang sebelumnya lobang sudah ditutupi oleh kepala desa dengan menggunakan seng bekas. Tidak ada perubahan lain.
“Itu atap kantor desa, kepala desa tutup pakai seng bekas bukan seng baru. Yang kami lihat satu lembar saja,” kata Frans ketika konfirmasi di timexntt.id beberapa hari lalu.
Selain itu, Kepala Desa Panenggo Ede juga mengerjakan jalan dengan volume kurang lebih 1.700 meter tidak sesuai dengan titik awal.
Kepala Desa memindahkan titik kordinat jalan tersebut tanpa melalui sebuah musawarah dalam melibatkan seluruh masyarakat. Jalan itu dipindahkan tepatnya dibelakang rumah orangtuanya.
Frans menyebut pekerjaan jalan itupun dikerjakan abal-abal. Bahkan, hingga saat ini juga belum finis.
“Jalan dipindahkan dari titik awal. Sekarang psosisi jalan itu ada dibelakang orangtua kades menunu ke kali. Tidak bermanfaat sama sekali. Kami tidak tahu dipindahkan karena tidak ada rapat,” ucap Frans.
Tinggalkan Balasan