Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

“Semakin Menjadi”, Anggaran Rp7 Juta, Kepala Desa Panenggo Ede Menutup Lobang Atap Kantor Pakai Seng Bekas

Perbuatan Kepala Desa Panenggo Ede, Kecamatan Kodi Balaghar, Marten Mete "semakin menjadi".(Dokpri Rian Marviriks)

Terkonfirmasi, seorang warga Desa Panenggo Ede, Frans Pati Hagongo mengatakan, hingga saat ini belum ada pekerjaan yang dinilai tuntas berdasarkan temuan-temuan yang ada.

Frans menuturkan, atap kantor desa yang sebelumnya lobang sudah ditutupi oleh kepala desa dengan menggunakan seng bekas. Tidak ada perubahan lain.

“Itu atap kantor desa, kepala desa tutup pakai seng bekas bukan seng baru. Yang kami lihat satu lembar saja,” kata Frans ketika konfirmasi di timexntt.id beberapa hari lalu.

Baca Juga  Sebelum Putuskan Kabel Listrik, Kepala Desa Weepangali Sempat Minta Uang Rp400 Ribu, Bupati dan Wabup SBD Turun Tangan

Selain itu, Kepala Desa Panenggo Ede juga mengerjakan jalan dengan volume kurang lebih 1.700 meter tidak sesuai dengan titik awal.

Kepala Desa memindahkan titik kordinat jalan tersebut tanpa melalui sebuah musawarah dalam melibatkan seluruh masyarakat. Jalan itu dipindahkan tepatnya dibelakang rumah orangtuanya.

Baca Juga  Inspektorat SBD Sebut Kepala Desa Panenggo Ede Terancam Diberhentikan Buntut Dari Dugaan Korupsi

Frans menyebut pekerjaan jalan itupun dikerjakan abal-abal. Bahkan, hingga saat ini juga belum finis.

“Jalan dipindahkan dari titik awal. Sekarang psosisi jalan itu ada dibelakang orangtua kades menunu ke kali. Tidak bermanfaat sama sekali. Kami tidak tahu dipindahkan karena tidak ada rapat,” ucap Frans.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!