Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Siswa SBD NTT Keracunan MBG Seharga Rp8 ribu Satu Kotak: Masak Jam 01 Dini Hari, Satu Hari Telan Anggaran Rp20 Juta Lebih

Puluhan siswa mengalami keracunan pada saat mengkonsumsi makanan yang disediakan oleh Dapur Sehat Omba Lunda yang bermitra dengan Yayasan Ronita Peduli Sosial.(Dokpri Rian Marviriks)

Sebagai wujud tanggung jawab, Christian menyebut dirinya sebagai jaminan bagi siswa-siswi yang sedang ditangani pihak rumah sakit jika membutuhkan biaya perawatan. Hal ini juga diakuinya telah konfirmasi dengan pihak sekolah.

“Inikan anak-anak baru selesai konsumi kita punya makanan, jadi ketika itu terjadi, bukti tanggung jawab kita, ketika sekolah menghubungi kami kemarin itu, saya langsung ke rumah sakit karitas,” katanya lagi.

Baca Juga  Miris! Siswa SBD Keracunan MBG, Pihak Rumah Sakit Malah Tagih Biaya Administrasi di Sekolah

Lebih lanjut, Christian menuturkan, bahan baku yang disediakan dalam proses ini merupakan bahan baku lokal. Selama proses memasak disebutnya dilakukan sesuai SOP yang yang berlaku di Dapur Sehat Omba Lunda.

Sedangkan, menu makanan yang disantap siswa-siswi kemarin adalah ikan balik tepung(ikan cakalan dan tuna), tempe, sup(wortel, kentang, kol), dan buah jeruk.

Baca Juga  Alex Goyang Gemoy Ketika Bertandang ke Kandang Kepala Banteng Sumba Barat Daya

Namun, ia juga belum memastikan bahwa siswa-siswi yang keracunan dikarenakan oleh makanan yang disedikannya. Sebab, sampel dari makanan tersebut sementara dikirim ke LAB.

“Dari Dinas Kesehatan, Reskrim langsung turun kemarin ambil sampelnya, setelah itu langsung dibawa. Malamnya itu, dibawa kembali kami punya sampel. Nantinya akan ditindaklanjuti oleh BPOM untuk masuk ke LAB,” tambahnya lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!