Siswa SBD NTT Keracunan MBG Seharga Rp8 ribu Satu Kotak: Masak Jam 01 Dini Hari, Satu Hari Telan Anggaran Rp20 Juta Lebih
“Dari Dinas Kesehatan, Reskrim langsung turun kemarin ambil sampelnya, setelah itu langsung dibawa. Malamnya itu, dibawa kembali kami punya sampel. Nantinya akan ditindaklanjuti oleh BPOM untuk masuk ke LAB,” tambahnya lagi.
Ia menjelaskan, proses memasak dilakukan mulai pukul 01.00 dinihari dengan pengawasan yang ketat. Sedangkan, distribusi ke sekolah dilakukan pukul 07.30 pagi.
Selanjutnya, setelah sampai di sekolah, pihaknya memberi tanggung jawab kepada pihak sekolah untuk memberikan kepada siswa.
Sementara satuan harga dari makanan yang didistribusikan Rp8.000-Rp10.000 per siswa. Dalam satu hari, anggaran yang dikeluarkan adalah Rp20-an juta.
“Masak sekitar jam 1 atau jam 2 dini hari. kita distribusi jam 07,30 pagi. Sedangkan kosumsinya tergantung dari pihak sekolah. Karena kita tidak mau mengganggu proses KBM, sehingga kita berikan kebebasan sekolah untuk jam berapa untuk makan,” tuturnya.
Dengan kejadian ini, supply makanan terhadap 11 sekolah dari Dapur Sehat Omba Lunda diberhentikan sementara hingga mendapat hasil LAB.***
Tinggalkan Balasan