Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Soal Dugaan Oknum Pegawai Dinas Pendidikan SBD Minta ‘Jatah’ Pengadaan, Agustinus Bilang Tidak Ada Perintah

PLT Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumba Barat Daya, Agustinus Baiyo Tanggu menegaskan, tidak ada perintah untuk meminta 'jatah' pengadaan barang setiap kali pencairan dana BOS.

Oknum pegawai itu membawa nama Kementerian, Dinas Pendidikan Provinsi dan bahkan nama seorang pejabat pada Dinas Pendidikan.

Padahal, bantuan dari Kementerian untuk revitalisasi gedung sekolah ini merupakan bantuan yang sudah ditetapkan terhadap sekolah-sekolah tingkat dasar yang tidak layak pakai berdasarkan hasil survei.

“Waktu dia minta ini uang dengan kain baju, supaya nanti kalau saya(oknum pegawai) pulang dari Kupang, supaya dapat gedung dan mes guru dia bilang begitu,” kata seorang kepala sekolah dalam menirukan janji oknum pegawai Dinas Pendidikan SBD.

Baca Juga  Terendus, Salah Satu Toko di Tambolaka SBD Diduga Tampung Rokok Ilegal

Namun, tindakan oknum pegawai Dinas Pendidikan SBD itu tidak dibenarkan oleh Agustinus yang saat ini menjabat sebagai Plt Kadis Pendidikan. Ia menyebut itu sebagai perbuatan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Baca Juga  Parah, Enam Siswa SMA Negeri Wewewa Selatan Dibujuk Dengan Rp50 Ribu untuk Tanda Tangan Demi Pencairan PIPĀ 

“Sekarang 2025 eksennya, kegiatan itu perencanaannya di tahun 2024, itu kegiatan dari kementerian. Terlalu banyak tahapan yang dilalui, sampai sekarang mereka(kepala sekolah) selalu vikom langsung dengan Kementerian,” kata Agustinus.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!