Soal Kemacetan di Pasar Waimangura, Pemda SBD Pastikan Semua Pedagang Jualan di Dalam Pasar, Tapi…
TIMEXNTT – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya dibawah kendali Bupati, Ratu Ngadu Bonu Wulla dan Wakil Bupati, Dominikus Alphawan Rangga Kaka akan memastikan semua pedagang berjualan di dalam pasar.
Komitmen ini sebagai upaya Pemda Sumba Barat Daya(SBD) dalam memastikan juga kenyamanan dan keamanan pedangan dan pengguna kendaraan ketika melintasi jalan penghubung antar kabupaten tersebut.
Untuk diketahui, Pasar Waimangura di Kecamatan Wewewa Barat sering menjadi langganan kemacetan ketika pada hari Sabtu.
Sebab, terdapat sejumlah pedagang yang melakukan aktivitas memasarkan dagangan mereka di bahu jalan.
Hal ini memicu pembeli untuk memilih membeli kebutuhan di pedagang yang berjualan di bahu jalan. Dampaknya, jalan menjadi macet hingga berjam-jam.
Beberapa hari lalu, Bupati dan Wakil Bupati sudah melakukan pembersihan dan penataan jalan pasar yang selama ini berlumpur dan membuat pedagang tidak nyaman berjualan di dalam pasar.
Untuk mendengar keluhan masyarakat, Bupati dan Wakil Bupati kembali melakukan sidak di Pasar Waimangura pada hari Sabtu kemarin.
Saat itu, Bupati dan Wakil Bupati juga melakukan sosialisasi dan mengingatkan seluruh masyarakat supaya bersama-sama menjaga kenyamanan dan keamanan dalam melakukan aktivitas.
Ditemui, Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla kembali mengonfirmasi bahwa Pemda SBD tetap berkomitmen dalam memastikan pelayanan di Pasar Waimangura berjalan dengan lancar.
Nantinya, seluruh pedagang diminta untuk melakukan aktivitas jual beli di dalam pasar sehingga tidak mengganggu pengguna jalan yang melintas.
“Kita akan pastikan semua pedagang masuk ke dalam,” kata Bupati Ratu ketika ditemui seusai pelantikan Pejabat Sekda, Senin(14/04/2025).
Namun demikian, sebelum pedagang diarahkan untuk berjualan di dalam pasar, Bupati Ratu menyampaikan banyak hal yang perlu disiapkan oleh Pemda SBD demi memenuhi kebutuhan para pedagang.
Misalnya, kata sebut dia, jalan setapak ditata, ketersediaan air bersih, toilet dan tempat sampah. Dan juga lapak-lapak akan dirapikan.
“Jadi saya pastikan semua pedagang harus berdagang di dalam pasar, yang tidak mau masuk ke dalam, tidak boleh mendagang,” tuturnya.***
Tinggalkan Balasan