Soal Uang Kontribusi Persada U15 Soeratin CUP, Dispora SBD Cuci Tangan: Kami Tidak Tahu, Tanya Ketua ASKAB PSSI SBD
ASKAB PSSI SBD Benarkan Ada Kontribusi Orngtua Persada U15 RP1,5 Juta
Ketua ASKAB PSSI SBD terpilih Periode 2025-2029, Yose De Ornay membenarkan bahwa ada kontribusi dari orangtua Persada U15 sebesar Rp1,5 per orang. Kontribusi ini disebutnya hasil kesepakatan antara ASKAB PSSI SBD bersama pemain karena tidak mempunyai anggaran untuk berangkat mengikuti Soeratin CUP di Kupang.
“Memang yang berangkatkan mereka itu kami ASKAB, kami yang latih dan seleksi. Jadi, anggaran tidak ada ternyata, waktu itukan ada informasi, seolah-olah ada anggaran di Dispora, ternyata tidak ada. Sudah, sementara anak-anak sudah dilatih selama dua minggu,” katanya lagi.
Setalah melalui berbagai proses latihan dan seleksi, ternyata Dispora tidak mempunyai anggaran untuk U15. Akhirnya, para pemain dikumpulkan, kemudian ditawarkan oleh ASKAB untuk berkontribusi dalam keberangkatan tersebut.
Menurut Yose, tawaran ini juga yang pernah dilakukan terhadap Persada U15 ketika mengikuti pertandingan di Kupang beberapa tahun lalu. Saat itu, kata Yose, orangtua Persada U15 juga yang berkontribusi.
“Karena itu, kami tawarkan, Askab tawarkan di anak-anak, bagaimana supaya bisa berangkat, orangtua yang berkontribusi, minimal Rp1,5 juta dikalikan 20 pemain untuk sampai ke Kupang, bisalah,” sebutnya.
Dengan tawaran itu, Persada U15 pun setuju. Mereka mulai mengumpulkan uang kontribusi Rp1,5 demi mengikuti Soeratin CUP di Kupang.
Namun demikian, beberapa pemain yang dinilai memiliki kemampuan, kata Yose, harus batal berangkat karena orangtua tidak mempunyai uang. Akhirnya, mereka diganti oleh pemain yang orangtuanya berkontribusi meski tidak lolos seleksi.
“Akhirnya jadi, masing-masing bahkan orangtua sendiri datang antar uang. Ada juga yang beberapa bagus main, tapi karena tidak ada uang batal berangkat. Jadi anak yang orangtuanya punya uang yang berangkat, jadi kami tidak lihat lagi pemain yang main bagus atau tidak,” ucapnya.
Sayangnya, ketika lebih jauh dikonfirmasi soal penggunaan uang kontribusi tersebut, Yose mengaku tidak mengetahuinya.
“Itu dipake beli tiket pulang oleh tim suratin cup umur 15. Mereka kekurangan dana untuk pulang. Saya tidak punya lisnya. Ya, kurang lebih segitu,” katanya lagi.
Tinggalkan Balasan