Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Tegas! Bupati SBD Perintahkan Kepala Desa Perhatikan Kebutuhan Kelompok Tani

Bupati Ratu meminta supaya kepala desa membuat program sesuai dengan kebutuhan prioritas masyarakat, termasuk dalam mendukung program ketahanan pangan.(Dokpri Rian Marviriks)

TIMEXNTT – Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla perintahkan seluruh kepala desa untuk memperhatikan kebutuhan kelompok tani.

Pasalnya, ditemukan beberapa kelompok tani yang selama ini tidak pernah mendapat perhatian dari pemerintah desa setempat.

Bahkan, ada kelompok tani yang menggunakan biaya sendiri dalam meningkatkan usaha-usaha pertanian mereka.

Hal itu dipertegas oleh Bupati Ratu ketika ditemui seusai panen raya di Desa Lua Koba, Kecamatan Wewewa Barat beberapa hari lalu.

Ditempat itu, Bupati Ratu meminta supaya kepala desa membuat program sesuai dengan kebutuhan prioritas masyarakat, termasuk dalam mendukung program ketahanan pangan.

“Hasil pertemuan tadi kita cukup melihat banyak sekali gagasan-gagasan baik, terobosan-terobosan inovasi yang dilakukan oleh masyarakat yang ada disini. Sehingga memang perlu ada dukungan dari kepala desa, apalagi kepala desa setiap hari dengan masyarakat,” tambah Bupati Ratu.

Baca Juga  Lebih Awal, Bupati Sumba Barat Daya Ajak Masyarakat Taat Bayar Pajak

Sebelumnya, sebagaimana diberitakan awal, Ketua Kelompok Tani Ana Milla, Ngongo Tena mengaku belum ada perhatian dari Pemerintah Desa Lua Koba dalam memberi bantuan untuk kebutuhan pertanian mereka.

Selama ini, kata dia, anggota kelompok hanya menggunakan pupuk organik cair yang diproduksi sendiri oleh anggota kelompok.

Ia menyebut, pada masa panen beberapa tahun lalu, Kelompok Tani Ana Milla menuai hasil yang memuaskan. Sedangkan, panen kali ini, ditargetkan hasil panen akan lebih meningkat.

Baca Juga  Perdana, Ratu Wulla Pimpin Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Sumba Barat Daya

“Kelompok Tani Ana Milla memiliki 25 anggota dengan luas lahan 35 hektar. Belum pernah ada bantuan dari kepala desa,” kata Ngongo Tena.

Menurutnya, Kelompok Tani Ana Milla hanya mendapat bantuan dari Dinas Pertanian berupa benih jagung dan padi.

Saat ini, mereka masih membutuhkan bantuan alsintan yang dapat digunakan untuk memudahkan pekerjaan sebagai petani. Misalnya, hand tractor dan rontok padi.

“Kami juga kekurangan air. Semoga kehadiran Ibu Bupati dan Bapak Wakil Bupati dapat perhatikan kelompok kami. Kami memohon dengan segala kerendahan hati untuk membantu kami,” pintahnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!