Tekan Angka Stunting dan Miskin Ekstrim, Pemerintah Sumba Barat Daya Salurkan 1332 Bebek dan 1260 Ayam di Tahun 2025
Puskesmas Deludepa 430 atau 62,4 persen Balita dikategorikan stunting dari 7 desa. Terbanyak di Desa Rada Loko 83 anak. Disusul Desa Dinjo sebanyak 79 anak.
Puskesmas Panenggo Ede, Kecamatan Kodi Balaghar ada 414 atau 51,4 persen kasus. Terbanyak di Desa Waiha ada 51 kasus, disusul desa Karang Indah 46 kasus.
Kecamatan Kodi, 499 atau 36,5 persen kasus dari dua puskesmas. Di Puskesmas Bondo Kodi 376 atau 36 persen dari 12 desa. Terbanyak di Desa Wura Homba 66 kasus, disusul Desa Ate Dalo 49 kasus. Puskesmas Kawango Hari, 123 atau 38 persen dari 7 desa. Terbanyak di Desa Wagu Wona 22 kasus. Disusul Desa Onggol 21 kasus.
Kecamatan Kodi Utara, 656 atau 40,7 persen kasus. Puskesmas Kori, 362 atau 38,6 persen dari 13 desa. Terbanyak di Desa Kori 62 kasus, disusul Desa Waila Bubur 48 kasus. Puskesmas Bilacenge 294 atau 43,6 persen dari 8 desa. Terbanyak di Desa Bila Cengge 82 kasus, disusul Desa Bukambero 60 kasus.
Kecamatan Wewewa Selatan, 717 atau 48,4 persen kasus. Puskesmas Tenateke 606 atau 52,9 persen dari 11 desa. Terbanyak di Desa Buru Deilo 102 atau 58,3 persen, disusul Desa Tenateke sebanyak 102 atau 50,7 persen. Puskesmas Weri Lolo 111 atau 33,1 persen dari 5 desa. Terbanyak di Desa Buru Kaghu 33 kasus, disusul Desa Umbu Wangu 32 kasus.
Tinggalkan Balasan