"

Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Tekan Angka Stunting dan Miskin Ekstrim, Pemerintah Sumba Barat Daya Salurkan 1332 Bebek dan 1260 Ayam di Tahun 2025

Berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Sumba Barat Daya ini membuktikan keseriusan mereka dalam menekan angka stunting, serta pemenuhan protein hewani kepada masyarakat.

Puskesmas Watukawula, Kecamatan Kota Tambolaka, 372 atau 18,6 persen dari 10 desa. Terbanyak di Desa Weelonda 58 kasus, disusul Desa Watu Kawul 47 kasus.

Pemerintah Salurkan Bantuan Ayam dan Bebek

Tujuan bantuan ayam dan bebek ini adalah untuk memenuhi kebutuhan protein hewani(daging, telur) untuk seluruh masyarakat Sumba Barat Daya, khususnya anak yang dikategorikan stunting.

Bantuan ini diyakini dapat menekan angka stunting yang terbilang tinggi di wilayah ini.

Baca Juga  Dari Keterbatasan Menuju Harapan! 1890 Unit Meteran Sudah Menyala, 244 Rumah Layak Huni Dibangun

IMG 20251121 WA0016

Per bulan November, pemerintah sudah menyalurkan bantuan bebek sebanyak 1332 ekor. Bantuan ini diterima oleh 222 orang. Masing-masing anak yang dikategorikan stunting mendapat 1 jantan dan 5 betina.

Selain bebek, pemerintah juga menyalurkan bantuan ayam 1.260 ekor. Ada 240 anak yang dikategorikan stunting mendapat 1 jantan dan 5 betina. Saat ini, bantuan ini sudah terealisasi 75 persen.

Baca Juga  Hendak Dikirim ke SBD, Polres Sumba Barat Amankan 12 Ekor Babi Dari Sumba Timur Diduga Terinfeksi ASF

Selain menekan angka stunting, masyarakat penerima bantuan ini juga diharapkan dapat memanfaatkan untuk meningkatkan pendapatan ekonomi. Apalagi, kebutuhan Makan Bergizi Gratis(MBG) di Sumba Barat Daya kian meningkat.

IMG 20251126 WA0015

Untuk itu, pemerintah juga telah menyalurkan bantuan ayam petelur kepada 7 kelompok sebanyak 700 ekor. Masing-masing kelompok mendapat 100 ekor.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!