Temuan BPK RI, Dinas Pertanian SBD Catut Nama Pegawai Dan Tiru Tanda Tangan Untuk Perjalanan DAK: Ada Yang Rp20 Juta
TIMEXNTT – Selain persoalan sumur bor yang hingga saat ini belum ada kejelasan, ternyata Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Barat Daya(SBD) dihadapkan lagi dengan dugaan meniru tanda tangan untuk melancarkan proses pencairan perjalanan dinas yang bersumber dari Dana Alokasi Kusus(DAK).
Oknum pegawai di Dinas itu diduga mencatut nama pegawai lain guna mendapatkan jatah dari perjalanan DAK. Pencatutan nama ini untuk perjalanan dinas berupa kegiatan fisik, termasuk perjalanan dalam monitoring pekerjaan sumur bor.
Perbuatan itu terbongkar ketika ada pemeriksaan dari Badan Pemeriksaan Keuangan(BPK) yang berlangsung di Dinas Keuangan Kabupaten Sumba Barat Daya.
Dalam pemeriksaan itu, sejumlah nama pegawai termasuk tenaga kontrak mendapat undangan dari BPK RI untuk memberikan klarifikasi tentang perjalanan dinas yang bersumber dari Dana Alokasi Kusus(DAK).
Dikesempatan itulah sejumlah pegawai yang dipanggil terkejut karena nama mereka dicatut, bahkan tanda tangan pun ditiru oleh oknum pegawai Dinas Pertanian yang tak bertanggungjawab. Dampaknya, mereka diminta untuk kembalikan uang yang tidak pernah diterima dari perjalanan dinas.
Berdasarkan informasi yang diperoleh timexntt.id dari sumber terpercaya, disebutnya bahwa nama-nama yang turut mendapat undangan klarifikasi dari pihak BPK RI memastikan bahwa tidak pernah menerima uang perjalanan sebagaimana yang dituduhkan.
Tinggalkan Balasan