Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Tertibkan Pedagang di Bahu Jalan, Bupati Ratu Wulla Apresiasi Sat Pol PP

Rian Marviriks Storintt.id

STORINTT – Satuan Polisi Pamong Praja(Sat POL PP) Kabupaten Sumba Barat Daya bekerja keras dalam menjalankan tugas penertiban terhadap para pedagang yang berjualan di bahu jalan, khususnya di pusat Kota Tambolaka.

Penertiban ini berlangsung sejak dipenghujung tahun 2025 dengan melalui berbagai dinamika sosial. Meski begitu, Sat Pol PP tetap mengedepankan pendekatan persuasif.

Atas kerja-kerja dalam menata kota, termasuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna kendaraan, Sat Pol PP pun dinilai berhasil. Bahkan, sejumlah pedagang pun juga mendukung dengan cara menertibkan diri di fasilitas pasar yang telah disediakan oleh pemerintah daerah.

Benar saja, atas dedikasi dan keberhasilan itu, Sat Pol PP mendapat apresiasi dari Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla. Tentunya, ini sebagai bentuk penghargaan atas kerja-kerja mereka selama ini.

Baca Juga  Dugaan Korupsi di Desa Panenggo Ede Semakin Menguat, Camat Kodi Balaghar Akui Ada Temuan Pada Tahun 2023

“Terima kasih kepada Satpol PP yang telah bekerja tekun. Penertiban ini penting demi keindahan kota dan keselamatan pengguna jalan di jalur utama negara,” ucap Bupati Ratu Wulla dalam sambutannya ketika memimpin langsung apel gabungan , Senin(05/01/2026).

Disisi lain, dikesempatan yang sama, Bupati Ratu Wulla juga menegaskan tentang disiplin ASN dan administrasi. Menurutnya, kedisplinan ASN dapat dilihat dari ketepatan waktu ketika masuk dan keluar kantor. Hal itu, kata dia, merupakan bentuk profesionalisme pelayan publik.

Selain itu, Bupati Ratu Wulla juga mengingatkan Pemimpin OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya untuk segera mempercepat penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPD) masing-masing instansi agar program kerja tahun 2026 dapat berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.

Baca Juga  Demi Menerima Cipayung Plus yang Demo, Bupati SBD Batalkan Sejumlah Agenda Penting

“Disiplin bukan sekadar aturan, tapi fondasi kita dalam melayani masyarakat. Saya minta seluruh ASN konsisten dengan jam kerja yang telah ditentukan,” tegas Bupati Ratu Wulla.

Sebagai informasi tambahan, Pemerintah Sumba Barat Daya akan segera meresmikan Tambolaka Kuliner Center. Pusat kuliner ini diproyeksikan menjadi wadah bagi para pelaku UMKM dan pedagang agar dapat berjualan di tempat yang lebih representatif dan tertata.

Sementara, peresmian ditargetkan berlangsung paling lambat pada 20 Februari 2026. Tambolaka Kuliner Center disebut sebagai komitmen pemerintah dalam menata kota, sekaligus menghidupkan ekonomi rakyat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!