TIDAK MUDAH! Berikut Tantangan yang Wajib Diselesaikan Oleh Kapus di SBD yang Dilantik
TIMEXNTT – Kepala Puskesmas(Kapus) yang siang tadi dilantik oleh Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla mendapat tantangan yang wajib diselesaikan.
Tantangan tersebut berupa pesan yang disampaikan oleh Bupati Ratu Wulla pasca melantik 16 Kepala Puskesmas, Selasa(23/09/2025).
Tentunya, tantangan-tantangan yang diberikan bukan hal yang mudah, namun diyakini dapat diselesaikan, jika kepala puskesmas benar-benar fokus pada tugas.
Salah satu tantangan yang wajib dituntaskan oleh kepala puskesmas adalah meningkatkan cakupan pelayanan Cek Kesehatan Gratis(CKG).
Untuk diketahui, Cek Kesehatan Gratis (CKG) merupakan program pemerintah yang menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat Indonesia. Program ini sendiri dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Di Kabupaten Sumba Barat Daya, hingga saat ini kurang lebih 2.115 jiwa yang baru mendapatkan pelayanan CKG tersebut.
Angka itu pun membuat kepala puskesmas yang baru dilantik untuk bekerja ekstra dalam meningkatkan pelayanan kesehatan keoada masyarakat.
“Tolong siapkan terobosan-terobosan, bagaimana bisa meningkatkan konsentrasi cakupan Cek Kesehatan Gratis(CKG). Jadi saya minta, khusus Kapus yang saya lantik agar setiap bulan memberikan laporan kepada saya, atau setiap dua minggu, kita ini hanya punya waktu 3 bulan, kita sudah masuk akhir tahun. Jadi, sehingga setiap dua minggu sampaikan terus peningkatan cakupan untuk CKG,” pintah Bupati Ratu Wulla.
Sebelum akhir tahun, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya berkomitmen bisa mencapai angka 100 persen CKG sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Pusat.
Untuk itu, Bupati Ratu Wulla menyarankan supaya kepala puskesmas menyediakan rencana target yang perlu diselesaikan sebelum akhir tahun 2025.
Ia juga menyarankan supaya bekerja sama dengan lembaga gereja, sekolah, TNI Polri dalam mensoalisasikan programa CKG tersebut di lingkungan masyarakat.
“Saya mau kita naik signifikan, sehingga ketika dievaluasi oleh Pemerintah Pusat, Kabupaten Sumba Barat Daya dapat memberikan dukungan terhadap program yang dicanangkan oleh Bapak Presiden. Setiap dua minggu saya akan evaluasi, harus ada peningkatan. Saya tidak mau tahu bagaimana caranya, tolong kepala puskesmas menyiapkan planing untuk targetnya agar akhir tahun 100 persen, jadi dikejar,” tegasnya.
“Kerja sama dengan lembaga gereja, kepala sekolah, komunikasi dengan TNI Polri, kemarin covid kita bisa meningkatkan cakupan-cakupan terkait vaksin, kenapa sekarang tidak bisa,” katanya lagi.
Selain itu, Bupati Ratu Wulla juga meminta supaya petugas kesehatan melakukan kunjungan di setiap Posyandu untuk mengetahui secara langsung keluhan-keluhan masyarakat.
“Gimana caranya supaya ibu hamil itu rajin ke Puskesmas, menangani stunting? Jadi hasil keliling disetiap posyandu, turun ke desa-desa itu akan diketahui dalam mengatasi masalah-masalah itu,” tambahnya.***
Tinggalkan Balasan