Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Unika Weetebula Wisudakan 283 Mahasiswa, 16 Dosen Dikirim untuk Study Doktor

Kemudian, dalam rakerda Perguruan Tinggi Swasta(PTS) di Kupang, Unika Weetebula juga mendapatkan penghargaan sebagai salah satu dari sekian PTS di Nusa Tenggara Timur(NTT) yang masuk 5 besar penerima dana penelitian dan pengabdian.

TIMEXNTT – Universitas Katolik Weetebula, Kabupaten Sumba Barat Daya(SBD) wisudakan 283 mahasiswa angkatan ke III program sarjana pasca beruba bentuk nama dari STKIP Weetebula.

Sementara 283 mahasiswa tersebut merupakan sarjana Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Matematika, Pendidikan Fisika, Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, Pendidikan Guru Sekolah Dasar,Pendidikan Keagamaan Katolik, dan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini.

“Jadilah guru yang mencintai pekerjaannya sebagai guru, mencintai anak didiknya, dan bersukacita ketika mereka bisa membaca, berhitung dan terus berkembang, disiplin dan selalu hadir di sekolah. Kualitas disiplin kehadiran mungkin akan terganggu karena tingkat gaji kalian diawal-awal rendah,” kata Rektor Unika Weetebula, Wilhelmus Yape Kii dalam sambutannya dihadapan wisudawan-wisudawati, Sabtu(13/12/2025).

Disisi lain, Wilhelmus juga menyampaikan beberapa capaian yang diraih oleh Unika Weetebula belum lama ini.

Wilhelmus menyebut Unika Weetebula memenangkan kompetisi nasional hibah penelitian dan pengabdian lebih dari 14 judul.

Baca Juga  Bupati Ratu Wulla Dukung Gebrakan Baru Dinas Perhubungan Sumba Barat Daya

Kemudian, dalam rakerda Perguruan Tinggi Swasta(PTS) di Kupang, Unika Weetebula juga mendapatkan penghargaan sebagai salah satu dari sekian PTS di Nusa Tenggara Timur(NTT) yang masuk 5 besar penerima dana penelitian dan pengabdian.

“Terimakasih untuk Prof.Adrianus Amheka kepala LLDIKTI XV yang selalu mensuport kami untuk mencapai akreditasi ini dan memenangkan berbagai hibah kompetisi nasional,” ucap Wilhelmus.

Untuk meningkatkan literasi dan numerasi di Kabupaten Sumba Barat Daya, Unika Weetebula membangun relasi dengan 12 desa dengan menghadirkan 12 unit mobil perpustakaan.

Dalam kegiatan itu menjangkau lebih dari 1.200 anak melalui kegiatan literasi, pendidikan kesehatan, sains dan teknologi serta matematika.

“Semakin kita maju, semakin kita melihat hal-hal yang tidak berjalan dengan baik, dan hal-hal yang perlu ditingkatkan,” tambahnya.

Baca Juga  Satlantas Polres SBD Datangi SMA Negeri I Tambolaka; Ingat kalau ke sekolah pakai helm

Lebih lanjut, Wilhelmus menuturkan, berdasarkan hasil evaluasi Misioner Jerman pada Februari 2025 yang melibatkan dosen, staf, mahasiswa, alumni, pengguna lulusan, mitra-mitra kerja sama telah memberikan feedback yang Unika Weetebula harus tindaklanjuti.

Diantaranya, Unika Weetebula diharapkan dapat meningkatkan proses pembelajaran yang lebih atraktif dan kreatif yang didukung oleh media dan perangkat pembelajaran yang bervariasi.

“Mereka(Misioner Jerman) juga meminta agar ekstra kurikuler mahasiswa perlu ditingkatkan, Unika perlu meningkatkan kapasitas sarana dan prasarana akademik, termasuk internet dan ruang kuliah yang nyaman,” katanya lagi.

Sebagai informasi tambahan, saat ini Unika Weetebula telah memiliki 9 orang doktor, sedangkan 16 orang lainnya sementara studi doktor. Nantinya, pada tahun 2026, Unika Weetebula akan mengirimkan lagi 4 orang dosen calon doktor untuk melatih kewirausahaan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!