Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Usman Husin Bantu Alsintan di SBD, Lukas Cama; bentuk dukungan terhadap program daerah

Tentunya, sebagai Partai koalisi, PKB sudah menunjukan langkah awal dalam berjuang bersama Pemerintah Sumba Barat Daya guna menyukseskan program-program termasuk di bidang pertanian.(Dokpri Rian Marviriks)

TIMEXNTT – Beberapa hari lalu, Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya bersama anggota DPRD Fraksi PKB, Lukas Cama menyalurkan bantuan alsintan kepada sejumlah kelompok tani yang berada di wilayah ini.

Bantuan ini merupakan bentuk dukungan DPR RI Fraksi PKB, Usman Husin melalui DPRD SBD dalam mendukung program Pemerintah Sumba Barat Daya di bidang pertanian.

Tentunya, sebagai Partai koalisi, PKB sudah menunjukan langkah awal dalam berjuang bersama Pemerintah Sumba Barat Daya guna menyukseskan program-program termasuk di bidang pertanian.

Ditemui, anggota DPRD SBD Fraksi PKB, Lukas Cama mengatakan, penyaluran bantuan ini tidak terlepas dari usulan pemerintah melalui Dinas Pertanian dalam memenuhi kebutuhan para petani.

Baca Juga  Petani Batal Cairkan Rp135 Juta Karena Tidak Penuhi Kepentingan Dinas Pertanian SBD: Mereka bodohi kami

“Tentunya tidak terlepas dari usulan dinas terkait dalam memperhatikan kebutuhan-kebutuhan prioritas para petani di Sumba Barat Daya,” kata Lukas Cama ketika ditemui seusai penyerahan alsintan di Dinas Pertanian Sumba Barat Daya beberapa hari lalu.

Dengan bantuan-bantuan alat pertanian ini, Lukas Cama yang merupakan anggota DPRD SBD dari Dapil III itu mempunyai mimpi besar supaya ke depan Sumba Barat Daya bisa mandiri pangan.

Baca Juga  Kelompok Tani Dapat Bantuan Alsintan, Wakil Bupati SBD; Pemerintah akan terus hadir

Khusus di Dapil III Sumba Barat Daya, disebutnya, bahwa Fraksi PKB terus mendorong seluruh petani untuk terus menanam meski pada musim kemarau.

Lukas Cama menuturkan, dirinya akan terus membangun komunikasi dengan DPR RI guna mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Pusat. Saat ini, tutur dia, ada 5 unit pompa air yang disalurkan dan dapat dimanfaatkan petani pada musim kemarau.

“Kalau bisa, kedepannya kita jangan lagi beli beras dari luar daerah, kita harus berkomitmen supaya SBD menjadi salah satu Kabupaten yang mandiri pangan,” ucapnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!