Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Viral! Warga Bangun Rumah Hasil Merantau, Pemerintah Desa Weekombak Malah Klaim Hasil Bantuan Dari Dana Desa

Padahal, bangunan rumah tersebut merupakan hasil keringat warga yang selama ini habiskan waktu untuk bekerja di tanah rantau.(Dok.Akun Facebook @Muka Ni Plsu)

“Jangan dibiarkan ade harus cari tau supaya yang hitung rumah itu jangan kebiasaan na nanti dia begitu terus suda karna ini bukan hal yang biasa na, dorang yang makan dana desa baru di hitung hasil keringatnya saudara itu tidak masuk akal sudah,” komentar akun lainnya.

“Kalau bisa pihak pemerintah yang melakukan pemeriksaan rumah layak huni tolong di cek ulang ini rumah supaya memastikan faktanya seperti apa yang terjadi di desa tersebut. Biar tidak ada dusta antara pemerintah Desa sama masyrakat setempat,” tulis akun @Erih Tahwadu

Baca Juga  Peringati bulan Bung Karno di SBD NTT, DPP PDI Perjuangan Janji Perjuangkan Beasiswa Untuk 5000 Siswa di Pulau Sumba

“kalo kita didesa weekombak rumahnya yang mereka sumbang untuk masyarakat langsung jadi Mungkin, terus diturunkan kepemilik tanah. Jadi bukti proses awalnya gak ada cuma akhir yang ada,” tulis @Muka Ni Plsu dalam merespon komentar-komentar lainnya.

“Desa weekombak sudah mulai maju juga ya? Sudah mulai bagi-bagi sumbangan juga ya? Saya baru dengar tahun 2025, Desa Weekombak sudah ada sumbangan juga, sejauh ini baru saya dengar,” tanya akun lainnya.

Baca Juga  Bupati Ratu Wulla Beri Catatan Kritis Kepada Camat Wewewa Selatan dan Kepala Desa: Koordinasi Itu Penting

“Harus ada penyelidikan ini mah. Tidak segampang itu untuk menyembunyikan kedok korupsi rumah yang di bangun sendiri dari hasil merantau, dikaitkan dengan dana bantuan agak lain kepala desa kita ini. Jangan takut untuk bersuara ya. Bukan woto(sauari) yang buka duluan tetapi mereka saatnya sekarang buka kedokan mereka,” komentar akun lainnya lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!