Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Viral! Warga Bangun Rumah Hasil Merantau, Pemerintah Desa Weekombak Malah Klaim Hasil Bantuan Dari Dana Desa

Padahal, bangunan rumah tersebut merupakan hasil keringat warga yang selama ini habiskan waktu untuk bekerja di tanah rantau.(Dok.Akun Facebook @Muka Ni Plsu)

TIMEXNTT – Sebuah postingan bangunan rumah beredar luas di media sosial hingga mendapat sorotan dari warganet.

Berdasarkan isi postingan tersebut, diduga ada manipulasi data berupa bantuan rumah yang bersumber dari dana desa yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Weekombak, Wewewa Barat, SBD.

Padahal, bangunan rumah tersebut merupakan hasil keringat warga yang selama ini habiskan waktu untuk bekerja di tanah rantau.

Unggahan dari akun facebook @Muka Ni Plsu menjadi viral ketika memberanikan diri dalam mempertanyakan sikap pemerintah desa yang sudah klaim bangunan rumah miliknya merupakan hasil bantuan dari dana desa.

Ia menerangkan, biaya yang digunakan dalam membangun rumah tersebut merupakan hasil kerjanya selama berada di tanah rantau. Bukan dari bantuan dana desa.

“Siapapun pasti tidak terima hasil usaha sendiri malah masuk hitungan bantuan dana desa, padahal kami rela merantau jauh-jauh demi rumah ini, setelah selesai kami bangun malah di anggap dana desa. Sakit rasanya buat kami anak rantau yang perjuangkan rumah ini bertahun-tahun setelah jadi malah masuk hitungan dari dana desa. Sedangkan kami tidak ada terima bahan apapun dari dana desa untuk rumah ini,” tulisnya dalam memberi keterangan foto bangunan tersebut.

Baca Juga  PMD SBD Sebut Kepala Desa Panenggo Ede Bisa Diberhentikan; Kami dukung, sekdes yang ditunjuk

Untuk itu, ia meminta Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya untuk melakukan penelusuran lebih lanjut tentang penggunaan dana desa di Desa Weekombak.

“Kalo bisa buat pemerintah khususnya Sumba Barat Daya, tolong dicek. Ada apa di desa kami, Saya mohon dengan sangat,” pintahnya.

Screenshot 20250527 142016 Facebook
Dok.Tangkapan Layar Akun Facebook @Muka Ni Plsu

Sontak, unggahan akun facebook @Muka Ni Plsu menuai beragam komentar. Banyak yang mengecam tindakan Pemerintah Desa Weekombak yang sudah mengklaim bangunan rumah warga tersebut menggunakan dana desa.

“Jangan dibiarkan ade harus cari tau supaya yang hitung rumah itu jangan kebiasaan na nanti dia begitu terus suda karna ini bukan hal yang biasa na, dorang yang makan dana desa baru di hitung hasil keringatnya saudara itu tidak masuk akal sudah,” komentar akun lainnya.

“Kalau bisa pihak pemerintah yang melakukan pemeriksaan rumah layak huni tolong di cek ulang ini rumah supaya memastikan faktanya seperti apa yang terjadi di desa tersebut. Biar tidak ada dusta antara pemerintah Desa sama masyrakat setempat,” tulis akun @Erih Tahwadu

Baca Juga  Warning! Begini Hasil Pertemuan DPRD dan Bupati Sumba Barat Daya Soal Kepala Desa Yang Bandel

“kalo kita didesa weekombak rumahnya yang mereka sumbang untuk masyarakat langsung jadi Mungkin, terus diturunkan kepemilik tanah. Jadi bukti proses awalnya gak ada cuma akhir yang ada,” tulis @Muka Ni Plsu dalam merespon komentar-komentar lainnya.

“Desa weekombak sudah mulai maju juga ya? Sudah mulai bagi-bagi sumbangan juga ya? Saya baru dengar tahun 2025, Desa Weekombak sudah ada sumbangan juga, sejauh ini baru saya dengar,” tanya akun lainnya.

“Harus ada penyelidikan ini mah. Tidak segampang itu untuk menyembunyikan kedok korupsi rumah yang di bangun sendiri dari hasil merantau, dikaitkan dengan dana bantuan agak lain kepala desa kita ini. Jangan takut untuk bersuara ya. Bukan woto(sauari) yang buka duluan tetapi mereka saatnya sekarang buka kedokan mereka,” komentar akun lainnya lagi.

Hingga berita ini ditayangkan, timexntt.id masih berupaya konfirmasi Pemerintah Desa Weekombak.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!