Wakil Ketua DPRD SBD Bantah Tudingan Sanksi PAW dan Menitip Sejumlah Nama Untuk Ikut Seleksi PPPK Tahap 2
Yusuf Bora pun meminta supaya media online yang telah memfitnah dirinya supaya membuka data atau nama-nama yang dimaksud dilermukaan publik.
“Itu tidak benar, fitnah dan pembunuhan karakter. Saya minta media tersebut mengeluarkan data-data atau nama-nama yang dimaksud, dan saya siap pertanggung jawabkan jika benar adanya,” kata Yusuf Bora, Rabu(18/06/2025).
Untuk itu, jika media yang bersangkutan tidak membuka data-data tersebut, Yusuf Bora tak segan-segan akan mengambil langkah hukum.
Ia pun merasa kecewa dan menilai isi dari pemberitaan itu telah merusak nama baik lembaga DPRD Sumba Barat Daya.
Apalagi ketika terpilih sebagai anggota DPRD SBD bukan hanya dipilih oleh sekelompok orang, melainkan ribuan masyarakat dari Dapil II.
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
Tinggalkan Balasan