Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

YHS Gelar Workshop Melibatkan ODDP, Stefanus; Sudah ada yang bekerja

Kegiatan ini mengangkat tema kebijakan inklusif disabilitas dalam proses perencanaan dan penganggaran tingkat kabupaten.(Dokpri Rian Marviriks)

“Akhirnya mereka menjadi masyarakat yang sangat miskin, tidak berdaya serta hidup dengan kondisi yang tidak manusiawi,” sebutnya.

Stefanus pun meminta supaya kelompok-kelompok ODDP dapat dilibatkan dalam berbagai proses perencanaan pembangunan. Termasuk dalam perencanaan pembangunan tingkat desa.

Hal itu perlu dilakukan supaya ODDP dapat menyampaikan berbagai aspirasinya dan kebutuhan-kebutuhan yang hendak mendukung segala bentuk aktivitas mereka.

Baca Juga  Rokok Ilegal Beredar di SBD NTT, Ketahui Jenis-Jenis Rokok Ilegal

Selama ini, kata Stefanus, banyak stigma buruk yang sering menimpal ODPP. Ada yang menyebut bahwa ODPP hanya membuat masalah. Bahkan tidak danggap sama sekali.

Namun ketika dilatih dan diberikan kesempatan akhirnya mereka pulih dari situasinya dan kemudian bisa bekerja seperti warga yang lain.

Baca Juga  Punya Keterbatasan Fisik, Karel Lukis Wajah Bupati Sumba Barat Daya

Lebih lanjut, Stefanus menjelaskan, program pendampingan yang sedang berjalan itu sudah dilakukan sejak tahun 2023 silam.

Kendati sudah berjalan beberapa tahun, YHS berhasil mendamping ODDP untuk bisa melakukan aktivitas seperti warga masyarakat lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!