Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

YHS Gelar Workshop Melibatkan ODDP, Stefanus; Sudah ada yang bekerja

Kegiatan ini mengangkat tema kebijakan inklusif disabilitas dalam proses perencanaan dan penganggaran tingkat kabupaten.(Dokpri Rian Marviriks)

“Sebelumnya ada satu orang yang dipasung dan sekarang sudah dibebaskan. Kemudian ada juga dua ODPP dilatih di BLK Don Bosco sekarang sudah bekerja di salah satu salon dan yang satu lagi bekerja di rumah makan yang berada di Tambolaka,” sebutnya.

Menurutnya, terdapat juga sejumlah ODDP yang didampingi untuk mendapatkan admindo atau sudah memiliki indentitas diri seperti EKTP. Selain itu, juga mendapatkan pelayanan kesehatan diberbagai puskesmas.

Baca Juga  Tegas! Ketua Komisi I DPRD Sumba Barat Daya Tidak Main-Main Memberi Peringatan Kepala Desa Walla Ndimu

Stefanus mengakui, keberhasilan itu tidak terlepas dari dukungan pemerintah melalui Dinas Kependudakan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT.

“Sudah banyak juga yang ikut pemilihan Presiden dan Legislatif bulan Februari lalu,” tambah Stefanus.

Baca Juga  Resmikan Sumur Bor di Kelompok Tani Lopes, Bupati Ratu Wulla: Rawat Baik-Baik

Dengan begitu, Stefanus berharap supaya pemerintah desa dan pemerintah kabupaten dapat membantu ODDP supaya terdata dalam data-data resmi pemerintahan.

Ia mengharapkan itu, supaya ODDP dapat dimudahkan dalam memperoleh bantuan-bantuan sosial.

“Semoga pemerintah, dengan adanya kesadaran ini dapat melibatkan mereka dalam segala proses pembangunan,” harapnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!