Yus Bora Desak Pemerintah Beri Sanksi Konsultan Perencanaan Pembangunan Toilet SMP Kristen Weetebula: Ada Indikasi KKN
“2 unit toilet itu tidak ada keran di dalam. Keran dipasang di luar. Sudah begitu air tidak berfungsi atau tidak ada air yang keluar. Padahal anggaran tidak sedikit. Kalau kita lihat dari anggaran Rp130 juta sudah disiapkan sistem sanitasinya. Kalau kita berpikir sederhana saja, misalnya kita bangun toilet dengan anggaran Rp100 juta, itu sudah pasti ada keran, saya saja hanya butuh Rp15 juta, keran sudah ada di dalam toilet,” kata Yus Bora, Minggu(28/06/2026).
“Memang sebelumnya pernah ada temuan, lantai retak, paping tidak rata akhirnya terbongkar, tapi sudah diperbaiki oleh kontraktor. Menurut saya ini kesalahan dari konsultan perencanaan dan PPK, bagaimana membayar orang tapi kalau pekerjaan itu salah. Saya menduga ada indikasi KKN,” tambahnya.
Disisi lain, Yus Bora juga menyoroti tentang penyerahan aset pekerjaan yang belum dilakukan sampai saat ini, padahal pekerjaan tersebut sudah selesai dibangun.
Hal itu, kata dia, berpotensi menimbulkan kekosongan tanggung jawab atas pemeliharaan dan pemanfaatan gedung.