Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Aneh, Kadis Pertanian SBD Tidak Mengetahui Jumlah Deker di JUT Desa Kabali Dana, Padahal Punya Fungsi Pengawasan

Yohanes mengakui bahwa fungsi Dinas Pertanian adalah mengawasi segala bentuk pekerjaan yang dilakukan oleh pengelola.(Dok.Kondisi Jalan Usaha Tani/Rian Marviriks)

TIMEXNTT – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Barat Daya, Yohanes Frin Tuka mengaku tidak mengetahui jumlah deker pada pekerjaan jalan usaha tani di Dusun Pancasila, Desa Kabali Dana, Kecamatan Wewewa Barat.

Untuk diketahui, saat ini masyarakat pengguna jalan usaha tani itu mempertanyakan tembok penahan dan deker yang dijanjikan.

Sebab, mereka merasa rugi jika musim penghujan, sirtu jalan akan terkikis oleh air hujan. Dampaknya, hasil pertanian akan dikorbankan.

Baca Juga  Dana Desa Mangulinyo Terpotong Rp800 Juta Untuk Pembangunan KDMP: Tahun 2026 Hanya Kelola Rp500 Juta

Sayangnya, ketika pekerjaan itu dianggap selesai, tidak ada deker dan tembok penahan yang dibuat disekitar lahan pertanian milik warga setempat.

Mereka juga pertanyakan soal keterbukaan informasi tentang jumlah anggaran serta volume jalan, jumlah deker, ketebalan sirtu dan tembok penahan yang terdapat dalam Rencana Anggaran Pelaksanaan(RAP).

Baca Juga  Kodim 1629 SBD Tangkap Pelaku Pencuri Sepeda Motor di Kecamatan Kota Tambolaka

Bahkan, selama proses pengerjaan jalan usaha tani itu disebut tidak terpasang papan informasi.

Dikonfirmasi, Kadis Pertanian Sumba Barat Daya, Yohanes Frin Tuka malah mengaku tidak mengetahui jumlah deker yang hendak dikerjakan dalam pembuatan jalan usaha tani tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!