Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Soal JUT di SBD NTT Habiskan Rp300 Juta; Awal Alasan Libur, Kini PPK yang Sakit

Bukan hanya deker, tembok penahan yang dijanjikan pun tidak dikerjakan. Masyarakat juga keluhkan ketebalan sirtu yang saat ini sudah terkikis air hujan.(Dokpri Rian Marviriks)

TIMEXNTT – Keseriusan Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Barat Daya dalam mengawasi pekerjaan jalan usaha tani di Desa Kabali Dana, Kecamatan Wewewa Barat patut dipertanyakan.

Bagaimana tidak, pekerjaan yang menjadi tanggung jawab pengawasan mereka dengan jumlah anggaran yang terbilang besar itu malah menuai keluhan.

Sebab, dua titik yang dijanjikan untuk membuat deker malah dikerjakan secara abal-abalan. Benar saja, dua deker tersebut terbuat dari pipa kemudian dilapisi tanah sirtu.

Baca Juga  KLARIFIKASI! Pembuat Posko Ratu Angga di Desa Webaghe Sebut Oknum Anggota DPRD SBD Pembuat Gaduh; Jangan jajah kami

Bukan hanya deker, tembok penahan yang dijanjikan pun tidak dikerjakan. Masyarakat juga keluhkan ketebalan sirtu yang saat ini sudah terkikis air hujan.

Kendati mendapat keluhan itu, Dinas Pertanian SBD melalui Kabid PSP, Haris Matutina beberapa minggu lalu mengatakan akan segera turun melakukan monitoring untuk memastikan keluhan masyarakat tersebut.

Baca Juga  Petani Sebut Dinas Pertanian SBD Penipu Buntut Dari Bantuan Sumur Bor Sewakelola Hingga Sentil Lorentz

Bahkan, disebutnya kala itu, pihaknya kemungkinan akan turun bersama Inspektorat SBD.

“Karena Senin sampai Rabu libur, paling hari Kamis atau Jumat baru kami bisa turun mungkin sama-sama dengan Inspektorat,” kata Haris yang dihubungi pekan lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!