Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Fakta Terbaru! Bendahara Ngaku Terima Fee Rp4 Juta dari Proyek DAK SBD Rp300 Juta

Yulius mengakui, dirinya menerima uang dari anggaran Rp300 juta yang semestinya untuk proyek jalan usaha tani di Dusun Pancasla, Desa Kabali Dana.(Dokpri Rian Marviriks)

TIMEXNTT – Fakta terbaru dari pekerjaan Jalan Usaha Tani(JUT) di Desa Kabali Dana, Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya terungkap.

Sebelumnya, Pejabat Pembuat Komitmen(PPK) pada Dinas Pertanian Sumba Barat Daya mengakui adanya temuan lapangan.

Ia meminta Poktan Tunas Baru untuk segera membuat deker dan tembok penahan pada titik yang digenangi air.

Baca Juga  Kadis Pertanian SBD 'Bersilat Lidah' Dengan Kelompok Tani Hingga Salahkan Wartawan

Disisi lain, timexntt.id berupaya mendatangi berbagai pihak yang punya tanggung jawab besar dalam proyek yang menelan anggaran Rp300 Juta ini.

Ternyata, wartawan timexntt.id berhasil mengantongi fakta terbaru ketika menemui bendahara Poktan Tunas Baru, Yulius Nani Bulu.

Yulius mengatakan, dirinya dalam pekerjaan ini hanya memiliki tugas dalam proses pencairan.

Yulius menyebut dirinya juga tidak memegang uang pasca pencairan di Bank NTT Weetebula. Sebab, kata dia, uang yang dicairkan langsung diserahkan kepada ketua poktan secara tunai. Dengan begitu, ia tidak mengetahui pembelanjaan dalam proyek ini.

Baca Juga  Kades Wali Ate Alokasikan Anggaran untuk Kegiatan Demplot Hortikultura, Wujud Pemberdayaan Masyarakat

Mirisnya lagi, seluruh kuitansi belanja untuk kegiatan ini tidak diketahuinya. Pasalnya, selama proses pembelanjaan dilakukan oleh ketua poktan tanpa melibatkan dirinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!