Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Ada Apa? Dugaan Korupsi Dana BOS Yatutim Mulai Terungkap, Pengacara Malah Keluarkan Somasi

Dugaan korupsi dana BOS disejumlah sekolah di bawah naungan Yayasan Tunas Timur(Yatutim) kian memanas hingga menjadi atensi publik.(Dok.Ilustrasi/Istimewa)

TIMEXNTT – Dugaan korupsi dana BOS disejumlah sekolah di bawah naungan Yayasan Tunas Timur(Yatutim) kian memanas hingga menjadi atensi publik.

Dugaan penyalahgunaan dana BOS ini sempat mengejutkan masyarakat Sumba Barat Daya lantaran anggaran diduga korupsi nilainya tidak sedikit.

Dampaknya, sejumlah sekolah yang dianggap bermasalah karena terindikasi manipulasi data siswa harus ditutup.

Baca Juga  Dituding Klaim Hasil Merantau, Kepala Desa Weekombak: Kami Tidak Pernah Bilang Pakai Dana Desa Semua

Persoalan ini juga menjadi maistrem media guna mendapat kepastian hukum dalam penanganannya.

Sayangnya, kerja-kerja jurnalis dalam melakukan penulusuran kasus ini malah mendapat somasi dari Pengacara Soleman Lende Dapa, dan Debora Lende, Yubylate Pieter Pandango.

Namun, Yubylate Pieter Pandango melayangkan somasi kepada salah satu media yang genjot mengungkap kasus ini tidak sebagaimana mestinya. Ia melayangkan somasi melalui pesan whatshap kepada media online, HitsIDN.

Baca Juga  Yatutim Ada 24 Sekolah, Ke Depan Ada Beberapa yang Ditutup, Ikshan; Dapodik tanggung jawab kepsek dan operator

Dalam isi somasi yang dikirmkan via pesan whatshap itu, Yubylate Pieter Pandango menukiskan klarifikasi terkait pemberitaan sejumlah media online, khususnya pernyataan seorang pemerhati pendidikan yang dimuat oleh Hits IDN, yang menyebut nama Debora Lende sebagai Sekretaris pada sebuah yayasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!