Kapasitas Produksi Tak Seimbang, PDAM Tirta Ende Hadapi Tantangan Pelayanan Air Bersih
STORINTT, Ende β Direktur PDAM Tirta Ende, Heribertus Gani, mengungkapkan kondisi terkini pelayanan air bersih di Kabupaten Ende yang masih menghadapi berbagai tantangan, terutama ketidakseimbangan antara kapasitas produksi air dan tingkat konsumsi pelanggan.
Menurut Heribertus, masalah utama PDAM Tirta Ende saat ini terletak pada kapasitas produksi yang tidak sebanding dengan pertumbuhan jumlah pelanggan.
Dari total sekitar 16 ribu pelanggan, hampir 13 ribu di antaranya merupakan pelanggan aktif. Namun, peningkatan jumlah pelanggan tersebut tidak diikuti dengan penambahan kapasitas produksi air.
βIni menjadi tantangan besar bagi Perumda hari ini. Kendati demikian, kami tetap berupaya mengoptimalkan tata kelola sumber-sumber produksi yang ada,β ujar Heribertus.
PDAM Tirta Ende mengandalkan sejumlah sumber air baku, baik dari mata air pegunungan seperti Air Pana dan Air Kipa, sumber air dari Woloare, serta sandaran utama dari Kali Wolowona sebagai sumber air permukaan.
Namun, sumber air tersebut juga menghadapi tantangan, khususnya pada musim hujan yang sering disertai angin kencang dan banjir.
Ia menjelaskan, sistem distribusi air PDAM tidak langsung mengalirkan air ke pelanggan, melainkan harus melalui proses pengolahan di Water Treatment Plant (WTP) yang sangat bergantung pada ketersediaan listrik dan bahan kimia.
“Gangguan listrik, yang dalam beberapa hari terakhir sering terjadi, sangat berdampak pada pelayanan. Kalau listrik mati, seluruh aktivitas pelayanan bisa lumpuh,β jelasnya.
Tinggalkan Balasan