Sebelum Pasola Lamboya Ricuh, Para “Rato” Sudah Minta Berhentikan, Kades Harona Kalla: Kami Minta Maaf
STORINTT – Pemandangan tak elok disaksikan ribuan penonton dalam ritual pasola di Lapangan Homba Kalla, Lamboya, Sumba Barat, Selasa(10/02/2026) pagi tadi.
Bagaimana tidak, pertunjukan yang semestinya membawa pengalaman baru bagi wisatawan, malah meninggalkan kesan buruk. Polisi yang turut menyaksikan atraksi para kasatria berkuda itu pun harus melepas tembakan gas air mata.
Kendati memantik perhatian publik, ternyata sebelum ricuh, ritual pasola sudah mendapat pemberitahuan dari “rato” untuk segera berhentikan atraksi tersebut.
Dikonfirmasi, Kepala Desa Harona Kalla, Oktavianus Taba Kadi membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengaku belum mengetahui pemicu kericuhan tersebut.
Namun demikian, Oktavianus menjelaskan, kericuhan terjadi setelah para “rato” menyampaikan pemberitahuan untuk segera memberhentikan atraksi tersebut.
Setelah menyampaikan pesan itu, para “rato” tersebut meninggalkan lapangan Homba Kalla. Sayangnya, para penunggang kuda yang sedang melakukan atraksi tidak mengindahkan permintaan itu. Dampaknya, kericuhan pun terjadi.