Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Adam Mone Dilantik Sebagai Ketua DPC HKTI Sumba Barat Daya

Rian Marviriks Storintt.id
Dikonfirmasi, pada Selasa 15 September, Adam Mone mengaku bangga atas tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara HKTI, pemerintah daerah dan para kelompok tani.

STORINTT – Ketua Yayasan Tana Manda Sumba, Adam Mone resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang(DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT.

Dilantik sebagai Ketua DPC HKTI Sumba Barat Daya, Adam Mone yang selama ini dikenal sebagai mitra BGN dan sering menyuplai bahan baku lokal untuk kebutuhan dapur MBG yang di bawah kendali yayasannya, tentu menjadi langkah baru untuk memperkuat sektor pertanian

Pelantikan ini juga menandai komitmen besar organisasi dalam mengawal kesejahteraan para petani lokal serta mendorong optimalisasi potensi pertanian, khususnya untuk petani horti di wilayah Sumba Barat Daya.

Dikonfirmasi, pada Selasa 15 September, Adam Mone mengaku bangga atas tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara HKTI, pemerintah daerah dan para kelompok tani.

Kehadiran HKTI di Sumba Barat Daya disebutnya sebagai jembatan nyata atas masalah-masalah dasar yang kerap dihadapi masyarakat tani.

Namun demikian, dirinya akan terlebih dahulu membentuk pengurus tingkat kecamatan dan desa. Selanjutnya, HTKI akan menginventerisir kelompok tani, kelompok nelayan, kelompok ternak untuk bergabung/ dihimpun menjadi pengurus HKTI Sumba Barat Daya.

“Langkah selanjutnya koordinasi dengan pemerintah daerah dalam hal ini Bupati SBD, kepala dinas pertanian, peternakan dan dinas terkait lainya untuk berkoloborasi memetakan keunggulan masing-masing wilayah sehingga bisa focus pada salah satu komoditi pertanian, peternakan, perikanan, dan lain-lain. HKTI SBD akan menjembatani para petani untuk mengakses bantuan alsitan, benih, pupuk dan prasarana lainnya ke Pusat tentu dengan kerja sama pemerintah daerah. Terima kasih, semoga HKTI ke depan bisa membangun kerja-kerja kolaborasi dengan pemerintah daerah dan kelompok tani,” kata Adam Mone.

Disisi lain, Adam Mone juga menyoroti keberadaan program Makan Bergisi Gratis(MBG) di Sumba Barat Daya. Menurutnya, MBG menjadi salah satu peluang pasar yang menjanjikan untuk para petani horti.

Dengan demikian, keberadaan MBG di Sumba Barat Daya ini diyakininya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani.

“Pangsa pasar sudah terbuka lebar di SBD, yakni dapur-dapur SPPG MBG. Kebutuhan akan sayur, daging, telur, buah-buahan, beras sangat tinggi, namun petani kita belum siap untuk suplai karena keterbatasan produksi dan kualitas produk yang kurang bagus,” kata Adam Mone.

“Akibatnya SPPG yg ada di SBD terpenuhi kebutuhan bahan baku terpaksa datangkan dari luar Sumba. 1 tahun ke depan petani-petani kita harus menjadi petani yang profesional, mandiri dan bersaing. Tanah SBD cukup subur tinggal bagaimana kita mendorong, membimbing dan memfasilitasi para petani,” katanya lagi.***

Tutup
error: Content is protected !!