Bupati Ratu Wulla: Animo Masyarakat Luar Biasa, ke Depan Hadiah Kita Tambah
STORINTT – Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla secara resmi menutup Turnamen Bupati Cup, Mamoli CUP Sumba Barat Daya di Stadion Galatama, Sabtu (31/10/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Ratu Wulla menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak sehingga acara penutupan bisa terlaksana dengan sukses, meski selama turnamen ada dinamika yang terjadi.
“Sehingga acara ini boleh sukses dan kita boleh melaksanakan penutupan hari ini. Walaupun di dalam proses ada dinamika-dinamika yang terjadi hal itu biasa dalam setiap pertandingan, setiap turnamen,” ujar Bupati Ratu.
“Saya berterima kasih karena atas pengertian kita semua kita boleh mengendalikan diri dengan baik, menahan diri dan boleh bersama-sama punya komitmen agar turnamen ini boleh berjalan dengan baik dan kondusif,” sambungnya.
Bupati Ratu mengaku memantau langsung tingginya animo masyarakat selama kurang lebih sebulan turnamen berlangsung, terlebih pada laga final.
“Yang penting intinya semua bisa selesai dan kita bisa melaksanakan penutupannya. Saya pantau animo masyarakat yang luar biasa, kurang lebih sebulan bahkan tadi pada saat final luar biasa masyarakat Sumba Barat Daya hadir di Lapangan Galatama,” ungkapnya.
Sebagai Bupati, ia berkomitmen akan terus mendukung setiap event dan potensi yang dimiliki masyarakat Sumba Barat Daya, khususnya generasi muda, baik di bidang olahraga, kesenian maupun bidang lainnya.
“Saya berkomitmen akan terus mendukung setiap potensi-potensi yang luar biasa, setiap event-event yang baik di Kabupaten Sumba Barat Daya,” tegasnya.
Bupati Ratu berharap turnamen Bupati Sumba Barat Daya ini bisa menjadi turnamen tahunan.
“Saya harap ini bisa menjadi turnamen tahunan yang dilaksanakan dan saya juga sudah bicara tadi dengan Pak Wakil dengan Pimpinan DPR yang hadir, karena kita melihat begitu tinggi animo masyarakat, begitu tinggi juga klub-klub yang tergabung di dalam turnamen ini,” katanya.
Oleh karena itu, pihaknya berpikir tahun depan turnamen tetap jalan lagi bahkan hadiahnya akan ditambah, dengan catatan harus aman.
“Tahun depan ini tetap jalan lagi bahkan hadiahnya kita tambah lagi tapi dengan catatan harus aman,” ujar Ratu Wulla yang disambut tepuk tangan penonton.
Ia juga menghimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
“Saya himbau bagaimana ke depan kita tetap menjaga situasi tetap aman. Kita bisa menonton anak-anak kita menampilkan skill terbaik. Ini salah satu tontonan yang menarik, permainan anak-anak Sumba Barat Daya skillnya makin bagus, makin mantap,” pujinya.
Bupati juga menyinggung soal suporter, “Kadang-kadang penonton mohon maaf, pemain tenang-tenang penonton yang panas. Jadi sekali lagi teman-teman semua untuk kita bisa lebih tenang lagi.” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Ratu juga menyampaikan bahwa Sumba Barat Daya akan mengirim kontingen untuk ajang El Tari Memorial Cup (ETMC) yang akan dilaksanakan tanggal 14 November di Flores Timur.
“Saya minta teman-teman Askab untuk bagaimana betul-betul bisa mengkoordinir dan melihat potensi-potensi yang ada, anak-anak kita di berbagai kelas untuk bisa menjadi salah satu tim yang akan dikirim mewakili Sumba Barat Daya,” pintanya.
Ia memastikan pemerintah akan memberikan dukungan penuh jika ada pemain SBD yang mampu meraih prestasi di luar daerah.
“Kalau secara skill kemampuan itu bisa dan bisa mendapatkan juara, sudah pasti Bupati, Wakil Bupati dan seluruh jajaran dan DPR kita akan memberikan dukungan penuh,” tegasnya.
Bupati juga menyinggung prestasi anak-anak SBD yang meraih juara umum atletik pada POKDA kemarin di Kupang, di mana satu anak bisa membawa pulang 3 sampai 4 medali.
Bupati juga berpesan kepada Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI SBD untuk terus mendukung pencetakan wasit berlisensi.
“Saya pesan kepada Askab PSSI untuk bagaimana tetap mendukung agar semakin banyak wasit yang berlisensi, sehingga mereka dipersiapkan untuk mengikuti pelatihan. Karena banyak turnamen dan takutnya ketika ada beberapa turnamen berjalan bersama kita kekurangan wasit,” jelasnya.
Ke depan, ia juga akan membuat turnamen khusus Sekolah Sepak Bola (SSB) yang ada di SBD.
“Kita lihat banyak anak-anak kita yang punya kemampuan hobi di bidang sepak bola sehingga kita harus memberikan dukungan, karena semakin banyak kompetisi semakin banyak skill. Ketika kita mau kirim Kontingen Sumba Barat Daya kita tidak akan kehabisan stok pemain,” ujarnya.
Di akhir sambutan, Bupati Ratu memberikan selamat kepada para juara. Juara 1 PS Loura, Juara 2 Mitra Persada, serta tim-tim lainnya seperti Kodi dan lainnya yang juga mendapat hadiah.
“Swlamat untuk PS Loura yang raih juara 1, juara 2 dari Mitra Persada luar biasa saya melihat permainannya sangat berkualitas, kita nonton tadi kita puas. Hari ini Mitra Persada tidak juara, saya yakin di turnamen berikutnya pasti bisa juara,” tutupnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, para donatur, serta pihak keamanan dari Kepolisian, Brimob, yang telah memberikan dukungan selama kurang lebih sebulan penuh.***