Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Daftar 33 Kelompok Tani Penerima Bantuan Sumur Bor DAK Tahun 2024 Dari Dinas Pertanian SBD, Anggaran Rp9,9 Miliar

Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya melalui Dinas Pertanian habiskan anggaran Rp9,9 miliar dari Dana Alokasi Kusus(DAK) tahun 2024 untuk bantuan sumur bor terhadap 33 kelompok tani yang menyebar dibeberapa kecamatan.(Dokpri Rian Marviriks)

TIMEXNTT – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya melalui Dinas Pertanian habiskan anggaran Rp9,9 miliar dari Dana Alokasi Kusus(DAK) tahun 2024 untuk bantuan sumur bor terhadap 33 kelompok tani yang menyebar dibeberapa kecamatan.

Berdasarkan isi Surat Perjanjian Kerja(SPK), pekerjaan ini dimulai pada tanggal 16 April hingga tanggal 10 Desember 2024 dengan sistem sewakelola. Dengan total anggaran satu kelompok Rp300 juta.

Sayangnya, meski pekerjaan ini menggunakan sistem sewakelola, Dinas Pertanian SBD disebut-sebut melakukan intervensi besar-besaran terhadap kelompok supaya memesan barang sesuai keinginan mereka. Bahkan, setiap kelompok diwajibkan menyetor uang Rp7,4 juta secara tunai.

Padahal, dalam proses sosialisasi pada bulan Mei 2024, kelompok diberi kewenangan penuh untuk memanfaatkan dana tersebut dengan baik.

Namun, dalam kenyataannya, pihak dinas justru menekan kelompok untuk memesan barang melalui perusahan Lorentz. Mereka juga menerbitkan 2 RAB yang membuat petani terjebak ketika melakukan belanja barang.

Berdasarkan RAB yang diperoleh timexntt.id, RAB pertama yang diterbitkan tidak menentukan merk pompa tertentu, sedangkan pada RAB kedua, baru dicantumkan pompa merk Lorentz. Sementara beberapa kelompok sudah memesan barang sebelum RAB kedua diterbitkan.

Dampaknya, sedikitnya 5 kelompok tani harus gagal mencairkan anggaran tahap II dan III. Sedangkan, kelompok lain yang taat atas permintaan dinas pun proses pencairannya lancar-lancar saja.

Baca Juga  Hanya di SBD, PPK Akui Ada Temuan dan Bendahara Blak-Blakan Terima Fee Dari Proyek DAK Rp300 Juta

Adapun 5 kelompok tani yang hingga saat ini belum melakukan pencairan tahap II dan III karena menggunakan pompa merk Grundfos, diantaranya kelompok Hidup Bersama, Ngindi Ate II, Benya Mopir, Lara Daha dan Lara Moripa.

Selain itu, ada 2 kelompok di Kecamatan Wewewa Barat yang belum pernah melakukan pencairan, yakni kelompok tani Setia Mandiri, Desa Wali Ate dan kelompok tani Subur Makmur, Desa Kalimbu Tillu.

Sementara Kelompok tani Ole Awa, Desa Kalembuweri, Wewewa Barat pernah mencairkan tahap I. Setelah itu, ketua kelompok diperintahkan oleh Kabid PSP Dinas Pertanian, Haris Matutina untuk membayar pemilik bor Rp15 juta meski air belum naik kepermukaan.

Namun, dalam perjalananya, kelompok kembali diperintahkan untuk mengembalikan sisa anggaran kurang lebih Rp52 juta. Kelompok ini juga telah menyetor Rp7,4 juta dari total pencairan Rp75 juta.

Lalu, kelompok mana saja yang menerima bantuan sumur bor dari Dinas Pertanian?

Kecamatan Kota Tambolaka

  1. Kelompok tani Ngindi Ate II, Desa Weelonda.
  2. Kelompok tani Maida Ole Desa Watukawula.
  3. Kelompok tani Hidup Bersama, Desa Weerena.
  4. Kelompok tani Suka Maju II, Desa Kadi Pada.

Kecamatan Kodi Utara

  1. Kelompok tani Lara Ndaha, Desa Moro Manduyo.
  2. Kelompok tani Benya Mopir, Desa Hameli Ate.
  3. Kelompok tani Heka Lori, Desa Kendu Wela.
  4. Kelompok tani Milla Ate, Desa Kadu Eta.
  5. Kelompok tani Usaha Mandiri, Desa Naga Mutu.
Baca Juga  Desa Pogo Tena Menjadi Salah Satu Sasaran Koperasi Merah Putih

Kecamatan Kodi

  1. Kelompok tani Tama Mete, Desa Watu Wona.

Kecamatan Kodi Balaghar

  1. Kelompok tani Milla Ate, Desa Wainyapu.
  2. Kelompok tani Helu Wungo, Desa Wailangira.
  3. Kelompok tani Ganggo Ate, Desa Waimakaha.
  4. Kelompok tani Berkat Usaha, Desa Rada Malando.

Kecamatan Wewewa Tengah

  1. Kelompok tanu Maida Ole, Desa Weekokora.
  2. Kelompok tani Wano Dore Indah, Desa Weerame.

Kecamatan Wewewa Selatan

  1. Kelompok tani Ole Mila, Desa Tenateke.
  2. Kelompok tani Tara Nanga, Desa Delo.
  3. Kelompok tani Muri Mada, Desa Denduka.

Kecamatan Wewewa Barat

  1. Kelompok tani Woda Ole, Desa Kalaki Kambe.
  2. Kelompok tani Maju Tak Gentar, Desa Waimangura.
  3. Kelompok tani Ate Kaka, Desa Lolo Ole. Kelompok tani Citra Harapan, Desa Raba Ege.
  4. Kelompok tani Ole Awa, Desa Kalembuweri.
  5. Kelompok tani Setia Mandiri, Desa Wali Ate.
  6. Kelompok tani Subur Makmur, Desa Kalimbu Tillu.

Kecamatan Loura

  1. Kelompok tani Weepajelu, Desa Payola Umbu.
  2. Kelompok tani Wali Ate, Desa Karuni.
  3. Kelompok tani Lede Moripa, Desa Loko Kalada.

Kecamatan Wewewa Timur

  1. Kelompok tani Renne Ate, Desa Mareda Kalada.
  2. Kelompok tani Omba Kacura, Desa Mata Piyau.

Demikian informasi tentang daftar kelompok tani yang menerima bantuan sumur bor tahun 2024.***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!