Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Dapur Sehat Omba Lunda Tambolaka Tidak Beroperasi, Siswa Tidak Mendapat Pelayanan MBG Selama 1 Minggu

Rian Marviriks Storintt.id
Kepala Sekolah SDK Weepangali, Kecamatan Kota Tambolaka, Lusia Thoma mengaku bahwa sekolah yang ia pimpin tidak mendapatkan pelayanan MBG selama 1 minggu. Hal itu terjadi sejak 18 Mei 2026 hingga saat ini.(Dokpri Rian Marviriks)

Dihubungi terpisah, Kepala Dapur Mandiri Langga Lero, Benediktus Gelan Muda mengatakan, kalau pelayanan MBG terhadap beberapa sekolah masih berjalan normal.

Menurutnya, meski Pemerintah Pusat memangkas dana MBG Rp67 triliun, hal itu belum dialami oleh Dapur Mandiri Langgalero. Ia menyebut dana yang di transfer masih terbilang normal.

“Pelayanan masih berjalan normal. Tidak ada kendala hingga hari ini. Anggaran kami juga masih normal, belum ada pemotongan” kata Benediktus.

Baca Juga  Jokowi Hanya Bantu Beras, Petani Sumba Barat Lebih Membutuhkan Alsintan dan Rumah Layak Huni

Ia menyebut Dapur Mandiri Langga Lero yang berada dinaungan Yayasan Tana Manda Sumba juga pernah mengalami kendala selama 2 hari karena anggaran belum masuk dari pusat.

Namun karena dari pihak suplaiyer bahan baku memberi kemudahan, kendala tersebut masih bisa teratasi atau pelayanan tetap bisa dilakukan.

Baca Juga  Siswa SBD Keracunan MBG, Bruder Alfridus: Kami Bukan Didik Hewan, Sapi dan Babi, Kita Pertimbangkan Menolak Atau Lanjut

“Memang pernah saat itu selama dua hari, tapi karena suplaiyer bahan baku bersedia menanggulangi, jadi kami tetap beroperasi, setelah uang masuk baru kami bayar bahan baku,” katanya lagi.

Sementara itu, juga dihubungi terpisah, Ketua Yayasan Tana Manda Sumba, Adam Mone mengatakan hal yang sama. Ia mengaku proses pelayanan masih berjalan normal.

Tutup
error: Content is protected !!