Demi Kelangsungan Pendidikan 156 Siswa, Warga Terdampak Gempa di Manggarai NTT Bangun Tenda Sekolah Darurat
“Kalau kursi, meija dan fasilitas lainnya dalam ruang belajar dalam posisi aman, tapi fasilitas kelas di 2 ruangan yang rusak berat itu saja ada yang hancur juga. Kemarin, kami ada misa penerimaan komoni suci pertama, kursi dan meija lainnya itu yang kami gunakan. Hanya gedung saja ada yang retak dan rusak parah,” kata Maria, Sabtu(29/08/2026).
Lebih lanjut, kata Maria, dikarenakan ada instruksi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai untuk bisa melangsungkan proses KBM, pihaknya bersama orangtua siswa berinisiatif membangun tenda sekolah darurat. Mereka menggunakan bambu dan terpal sebagai atapnya.
Tenda sekolah darurat tersebut akan dibangun 6 ruang kelas dan diberi sekat. Saat ini, sudah 3 ruang kelas yang dibangun, namun karena kekurangan terpal, 3 ruangan belum bisa dibangun. Sementara tenda sekolah darurat dibangun di lapangan gereja.
Dengan kekurangan terpal, Maria juga telah menggarkan melalui dana BOS. Saat ini, terpal tersebut dalam proses pemesanan. Sementara untuk menutupi kekurangan, Maria meminta bantuan di pastor.